Bayi Meninggal akibat Demam Berdarah, Dinkes Jombang Imbau Warga Berantas Nyamuk

Mukhtar Bagus ยท Jumat, 14 Februari 2020 - 15:10 WIB
Bayi Meninggal akibat Demam Berdarah, Dinkes Jombang Imbau Warga Berantas Nyamuk
Demam berdarah. (Foto: iNews/Mukhtar Bagus)

JOMBANG, iNews.idDemam berdarah mulai menyerang warga Jombang, Jawa Timur (Jatim). Seorang balita meninggal dunia meski sudah mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang akibat penyakit ini.

Seorang balita berumur 11 bulan Kecamatan Kudu, Jombang meninggal dunia beberapa hari lalu. Korban menghembuskan nafas terakhirnya setelah empat hari menjalani perawatan medis.

Saat ini, RSUD Jombang masih merawat puluhan warga yang terjangkit demam berdarah. Mereka merupakan pasien rujukan setelah sebelumnya dirawat di puskesmas dari daerah asal.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang, tahun 2019, ada sekiyar 300 pasien demam berdarah. Sementara hingga pertengahan bulan Februari, total ada 31 orang yang dinyatakan positif terkena demam berdarah. Mayoritas pasien pasien anak dan balita.

“Koban yang meninggal karena penurunan daya tahan tubuh yang luar biasa, lantaran masih bayi,” kata Sekretaris Dinkes Jombang, Gatot Wijaya.

Agar jumlah korban terjangkit dan meninggal dunia tidak bertambah, Dinas Kesehatan mengimbau warga untuk menggencarkan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan masing-masing.


Editor : Umaya Khusniah