Asal-Usul Gajah Mada, Pencetus Sumpah Amukti Palapa Satukan Nusantara

Amelia Ayu Aldira ยท Jumat, 23 September 2022 - 19:26:00 WIB
Asal-Usul Gajah Mada, Pencetus Sumpah Amukti Palapa Satukan Nusantara
Asal-usul Gajah Mada, panglima perang paling berpengaruh di masa Kerajaan Majapahit. (Foto: Istimewa).

SURABAYA, iNews.id - Asal-usul Gajah Mada banyak yang belum mengetahuinya. Gajah Mada dikenal sosok patih perkasa yang setia kepada tahta Majapahit untuk menjaga keutuhan dan melebarkan pengaruh kerajaan.

Gajah Mada dikenal dengan Jirnnodhara, yakni seorang panglima perang dan Mahapatih yang merupakan tokoh paling berpengaruh pada saat kerajaan Majapahit.

Sosok Gajah Mada di mata Ratu Gayatri merupakan Mahapatih Majapahit, sangat cakap, praktis, berani, kuat, cerdas, lincah dan patriotik. Namun, dia cenderung tidak sabar, keras kepala dan agresif. Terkadang dia membungkus keras kepalaannya dengan kata "ya", namun tetap mengabaikan orang lain.

Tak banyak sumber yang memberi tahu tentang masa kecil Gajah Mada atau di mana ia dilahirkan. Namanya baru saja muncul dalam daftar pengawal elite Keraton Majapahit yang disusun oleh Raja Jayanegara dan Dara Petak, putra Raden Wijaya. 

Asal-usulnya, ada kemungkinan dia berasal dari kelas biasa dan orang tuanya berasal dari kasta Sudra. Dia menolak untuk mengungkapkan asal-usulnya, hanya mengatakan dia mengarungi lautan, pindah dari pelabuhan ke pelabuhan dan akhirnya menjadi anggota pengawal kerajaan.

Pemberontakan Kuti

Sebagai pengawal elite kerajaan Majapahit, Gajah Mada berperan penting dalam melawan pemberontakan Kuti yang mengancam nyawa Jayanagara. Kuti merupakan salah satu bangsawan yang menjadi pengawal kehormatan kerajaan. 

Namun, tiba-tiba Kuti berniat menggulingkan raja dan menduduki kerajaan selama beberapa hari. Raja Jayanegara berhasil melarikan diri ke desa Badander dikawal pasukan Bhayangkara yang dipimpin oleh Gajah Mada. 

Saat Raja Jayanegara melarikan diri, Gajah Mada bekerja sama dengan beberapa pejabat tinggi sipil dan militer kerajaan untuk melawan pemberontakan Kuti. 

Karier Gajah Mada menanjak dengan cepat setelah pemberontakan berakhir. Dia dipromosikan menjadi Panglima Pengawal Istana kemudian menjadi Mahapatih Provinsi Kahuripan.

Editor : Kurnia Illahi

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: