Antisipasi Penularan Covid-19, Layanan IGD RSUD Bangil Ditutup 4 Hari

Jaka Samudra ยท Jumat, 11 September 2020 - 05:02:00 WIB
Antisipasi Penularan Covid-19, Layanan IGD RSUD Bangil Ditutup 4 Hari
IGD RSUD Bangil ditutup selama empat hari ke depan. (Foto: iNews.id/Jaka Samudra)

PASURUAN, iNews.id – Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bangil, Kabupaten Pasuruan ditutup hingga empat hari ke depan. Penutupan ini dilakukan untuk sterilisasi ruangan setelah beberapa waktu lalu sejumlah tenaga medis di IGD positif Covid-19.

Untuk sementara waktu, layanan pasien akan dialihkan ke rumah sakit lain. “Ditutup empat hari mulai hari ini. Nanti tanggak 14 September akan dibuka lagi,” kata Plt Direktur RSUD Bangil, dr Arma Roosalina, Kamis (10/9/2020).

Arma mengatakan, tenaga medis yang terkonfirmasi positif memang suah sembuh. Namun, sterilisasi tetap diperlukan untuk memastikan ruangan IGD benar-benar bersih, bebas dari Covid-19. “Mereka yang sakit sudah sembuh dan bekerja,” katanya.

Selain IGD, ruang pelayanan lain masih dibuka, di antaranya untuk pasien rawat jalan, rawat inap, dan persalinan. “Jadi selain IGD, semua masih beroperasi seperti biasa,” katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya mengatakan, penutupan IGD merupakan bentuk kehati-hatian. Pihaknya tidak ingin tenaga medis yang kini sudah sehat kembali tertular.

“Karena itu, semuanya diterilkan, disemprot dengan disinfektan, mulai dari ruang pelayanan pasien hingga loket pembayaran. Tujuannya agar tidak ada yang tertular,” katanya.

Anang mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan informasi penutupan tersebut kepada masyarakat. Sebagai gantinya, pasien yang datang dialihkan ke rumah sakit rujukan lain yang berdekatan dengan RSUD Bangil. Rumah sakit tersebut yakni RS Masyitoh, RS Prima Husada Pandaan dan RSUD Grati.

Editor : Ihya Ulumuddin