Alumni Ponpes Tebuireng Surabaya Satu Suara Dukung Eri Cahyadi-Armuji

Ihya Ulumuddin ยท Rabu, 16 September 2020 - 20:26 WIB
Alumni Ponpes Tebuireng Surabaya Satu Suara Dukung Eri Cahyadi-Armuji
Eri Cahyadi bersama para alumni Ponpes Tebuireng di Surabaya, Rabu (16/9/2020)(istimewa)

SURABAYA, iNews.id - Dukungan kepada Eri Cahyadi dan Armudji di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya terus mengalir. Kali ini datang dari para alumnus Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng yang ada di Kota Pahlawan.

Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (Ikapete) Surabaya, Mas In’ami Abdul Jalil mengatakan, dukungan terhadap Eri Cahyadi-Armudji bukan sebuah kebetulan. Namun, mereka ingin melaksanakan wasiat almarhum KH Muhammad Zaki Hadziq atau yang biasa disapa Gus Zaki sebelum meninggal dunia.

Gus Zaki, Pengasuh Pesantren Al-Mashruriyah Tebuireng Jombang, merupakan cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari.

In’ami mengatakan, seminggu sebelum Gus Zaki wafat, sempat memberikan amanah kepada para alumni santri Tebuireng agar membantu memenangkan Eri Cahyadi.

“Gus Zaki berpesan agar semua alumni Tebuireng membantu memenangkan mas Eri Cahyadi. Karena Mas Eri Cahyadi merupakan salah satu sosok yang turut berperan memajukan Surabaya. Itu pesan yang harus kami patuhi secara maksimal untuk memenangkan Mas Eri Cahyadi,” katanya.

In’Ami menjelaskan, alumni Ponpes Tebuireng di Surabaya jumlahnya sangat banyak. Mereka tersebar di berbagai bidang dan elemen masyarakat. Ada yang menjadi kiai, ustaz, pengusaha, pegawai dan profesional lainnya.

“Ini baru alumni santri putra. Nanti juga ada deklarasi dari santri putri. Jika dihitung, jumlah santri Ponpes Tebuireng di Surabaya jumlahnya ribuan orang. Mereka berbagai latar belakang profesi. Kami telah sepakat untuk mendukung mas Eri Cahyadi sebagai wali kota Surabaya,” katanya.

Sementara itu, dukungan dari alumni Ponpes Tebuireng membuat Eri Cahyadi semakin semangat memajukan Surabaya, termasuk di dalamnya kalangan Nahdliyin.

“Ibu saya keluarga dari Ponpes Sidoresmo. Saya juga ikut MKNU (Madrasah Kader Nahdlatul Ulama), kemudian PKPNU (Pendidikan Kader Penggerak NU). Maka ikhtiar memajukan jemaah dan jamiyah NU di Surabaya akan kami lakukan,” ujarnya.

Eri mengaku telah lama menjalin hubungan dengan Ponpes Tebuireng, khususnya dengan Gus Zaki. Bahkan hubungannya dengan Gus Zaki sudah seperti saudara. “Saya santri beliau. Kita punya impian, bagaimana ke depan Surabaya benar-benar menjadi religius-nasionalis,” katanya.


Editor : Ihya Ulumuddin