Makin banyaknya pembeli, praktis omzet juga bertambah. Cikal mengaku dalam semalam omzet berkisar Rp2,8 juta hingga Rp3 juta. Tentu saja dirinya berharap usaha ini dapat terus lebih besar.
Asal tahu, seporsi nasi pecel atau lodeh dengan lauk tempe hanya Rp6.000. Jika lauk jeroan atau balado saus tiram/krengsengan cumi Rp13.000. Sedangkan nasi pecel lauk krengsengan daging Rp15.000.
Salah satu pembeli, Teguh Gagux Yuliawan, memuji masakan di warung Dik Cikal. Citarasanya yang pedas manis, khas kuliner Kota Tuban, sangat menggugah selera.
Gagux mengaku beberapa kali datang untuk menikmati nasi pecel di tempat ini. Hal lain yang membuatnya tertarik yakni tempatnya lesehan sehingga nyaman untuk dipakai ngobrol bareng teman.
“Penjualnya juga bening (cantik), bisa buat obat ngantuk,” kata pengusaha yang juga mantan juara tenis meja ini lantas tertawa.
Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait