Tangkapan layar asisten rumah tangga (ART) yang baru direkrut dari loker Facebook menggasak uang dan perhiasan majikannya di Kota Surabaya. (Foto: iNews)

SURABAYA, iNews.idAksi pencurian dialami Diah Lesti, warga Jalan Legundi, Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur. Kamar pribadinya diacak-acak oleh Asisten Rumah Tangga (ART) yang baru direkrutnya lewat lowongan kerja di laman Facebook. 

Akibat kejadian itu, perhiasan emas seberat 10 gram serta lembaran uang dolar milik korban raib tanpa sisa, dengan total kerugian mencapai Rp30 juta. 

Korban tak pernah menyangka bahwa pelaku berinisial ER (40), wanita asal Jember yang baru ia kenal melalui grup lowongan kerja di media sosial Facebook pada April lalu, ternyata adalah serigala berbulu domba. 

Aksi pencurian ini baru disadari korban setelah melihat rekaman kamera pengawas atau CCTV di dalam rumahnya. Video rekaman tersebut kemudian viral di media sosial dan menjadi bukti kunci yang tak bisa dibantah oleh pelaku. 

Berbekal bukti kuat itu, Tim Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya bergerak cepat mengendus keberadaan pelaku. Tanpa perlawanan, ER akhirnya diringkus petugas di rumah kontrakannya di kawasan Banyu Urip, Sawahan, Surabaya. 

Diah Lesti menceritakan, kasus ini bermula saat dirinya mencari lowongan ART melalui salah satu grup Facebook Loker ART Surabaya. Pelaku kemudian menghubunginya dan menyatakan bersedia untuk bekerja. Setelah terjadi kesepakatan mengenai hak dan kewajiban, pelaku mulai resmi bekerja di rumah korban pada Senin, 20 April 2026.

Baru saja mulai bekerja, muslihat licik pelaku langsung dilancarkan. Pada pukul 10.00 WIB siang, pelaku meminta izin kepada Diah untuk menjemput anaknya yang pulang sekolah. Korban yang menaruh rasa percaya pun mengizinkannya begitu saja. 

“Setelah ditunggu hingga sore hari, pelaku tak kunjung kembali ke rumah. Karena curiga, saya langsung memeriksa CCTV dan kamar pribadi. Saat itulah dia mendapati emas dan uang dolarnya telah digasak oleh pelaku,” katanya, Senin (25/5/2026). 

Dari hasil pengembangan penyidikan yang mendalam oleh pihak kepolisian, kedok asli wanita paruh baya ini akhirnya terbongkar total. Jalur kriminalitas ER ternyata tidak hanya berhenti di satu rumah majikan saja. 

ER diketahui merupakan komplotan spesialis sekaligus pencuri kambuhan yang juga sukses menggasak harta senilai Rp26 juta di rumah korban lain berinisial T, di kawasan Jalan Kedinding Lor, Kenjeran, Surabaya, dengan modus operandi yang serupa.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, mengonfirmasi bahwa tersangka ER saat ini sudah ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network