Tandon dan jeriken berisi total 6.000 BBM bersubsidi jenis solar disita aparat Satreskrim Polres Bondowoso. (Foto: Riski Amirul Ahmad)
Riski Amirul Ahmad

BONDOWOSO, iNews.id - Aparat Satreskrim Polres Bondowoso mengamankan komplotan penimbunan BBM bersubsidi jenis solar. Dari tangan tersangka, polisi menyita 6.000 liter solar.

Kedua tersangka berinisial IE (25) dan SK (53), warga Desa Pakuniran, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso. Mereka ditangkap saat keluar dari pom bensin usai membeli solar dalam jumlah banyak menggunakan mobil.

"Terlapor ini dia beli memang dalam kapasitas enggak banyak tapi berulang-ulang," kata Kasat Reskrim Polres Bondowoso  AKP Agus Purnomo, Senin (7/11/2022).

Setelah dilakukan pengembangan, polisi mengamankan lima tandon BBM masing-masing berisi 1.000 liter solar, sebuah tandon berisi 200 liter solar, dan 11 jeriken masing-masing berisi 35 liter solar.

Sementara, dalam mobil ditemukan 10 jeriken berisi masing-masing 35 liter solar.

"Mobil Panther itu kita amankan berisi jeriken, dibawa ke penampungan disedot di situ, dia pergi lagi ke SPBU untuk beli lagi," kata dia.

Kepada polisi, para tersangka mengaku bakal menjual solar tersebut dengan menawarkan kepada beberapa orang, namun hingga kini belum berhasil terjual.

"Dari hasil pemeriksaan kami, pelaku rencananya mau menjual di luar wilayah Bondowoso,"

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui jalur distribusi BBM bersubsidi tersebut.

Dugaan perbuatan para tersangka melanggar Pasal 40 UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja junto Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Gas Bumi.


Editor : Rizky Agustian

BERITA TERKAIT