Tetapi S tetap saja tak berani jujur kepada ayahnya. Akhirnya TM kembali menanyai putrinya itu mengenai perbuatan yang dilakukan selama tiga hari tersebut.
Singkat cerita akhirnya pria berinisial SH datang ke rumahnya meminta maaf dan berjanji untuk menikahi S. Akhirnya keduanya menikah.
Saat itu orang tua korban tidak tahu bahwa putrinya telah hamil. Namun sehari setelah pernikahan keduanya, pemuda berinisial SH ini kabur hingga bayi itu telah lahir.
Merasa dipermainkan dan tak terima ulah pria tersebut, pihak keluarga melayangkan laporan ke Mapolresta Banyuwangi mengenai kekerasan seksual yang dialami S.
Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait