JAKARTA, iNews.id - Ratusan calon penumpang pesawat Citilink QG 703 rute Banyuwangi-Jakarta terlantar di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Minggu (11/11/2018). Pesawat mengalami penundaan terbang (delay) hingga empat jam lebih.
Seorang penumpang, Jamalul Insan menuturkan, Citilink QG 703 terjadwal berangkat pukul 09.20 WIB. Namun hingga pukul 13.37 WIB atau selama 4 jam penumpang masih dibiarkan menunggu tanpa penjelasan.
"Kami hanya diberi nasi kotak dan satu gelas air mineral. Ini bukan bentuk permohonan maaf dan bukan solusi," kata Jamal kepada iNews.id, Minggu (11/11/2018).
Jamal menuturkan, hingga siang ini penumpang belum mendapat kejelasan kapan mereka akan diberangkatkan.
Dikonfirmasi mengenai peristiwa tersebut, Vice President Corporate Secretary and CSR Citilink Indonesia Ranty Astari Rachman meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang. Menurut dia, ada kendala operasional yang menyebabkan sejumlah penerbangan Citilink mengalami penundaan keberangkatan dari jadwal yang ditentukan.
Ranty menuturkan, Citilink Indonesia tetap menjalankan kewajibannya untuk pemberian kompensasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku terhadap penumpang yang mengalami keterlambatan penerbangan.
”Kami mengupayakan dengan maksimal dan sebaik-baiknya untuk mengatasi kendala operasional ini sehingga penerbangan dapat berjalan dengan normal kembali dan tidak berkepanjangan,” ujarnya.
Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait