SURABAYA, iNews.id - Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya menahan seorang pegawai bank berinisial WA terkait dugaan korupsi. Tersangka diduga menyebabkan kerugian negara Rp2,9 miliar melalui penyimpangan dalam pengajuan kredit mikro.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Surabaya, Putu Arya Wibisana menjelaskan bahwa tersangka diduga menyalahgunakan pengajuan kredit dengan menggunakan identitas pihak lain.
"Inisial WA merupakan pegawai pada bank cabang Surabaya Kaliasin atas digaan korupsi yang merugikan keuangan negara Rp2,9 miliar," ujar Putu Arya.
Selain itu, tersangka juga diduga melakukan pemindahbukuan tanpa dasar transaksi yang sah melalui tiga rekening titipan dan satu rekening general ledger pendapatan administrasi pelunasan di kantor cabang tersebut.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait