BLITAR, iNews.id - Seorang menantu perempuan tega membunuh mertua di Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Minggu (25/1/2026). Pelaku ditangkap saat melarikan diri di wilayah Kabupaten Tulungagung.
Identitas korban diketahui lansia berinisial SP (70). Sementara pelaku tak lain menantu korban berinisal NV (21).
Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengatakan, kasus pembunuhan ini dipicu konflik keluarga. Motifnya berawal dari sakit hati yang menumpuk.
Tersangka mengaku kerap mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari korban. Hal itu terjadi selama sekitar 1,5 tahun menjadi menantu.
"Tersangka mengaku sering dimaki dan puncaknya diusir oleh korban pada hari kejadian. Hal itu memicu pertengkaran hebat di antara keduanya," ujar AKBP Kalfaris dikutip dari iNews Sidoarjo, Selasa (27/1/2026).
Peristiwa bermula saat korban dan tersangka terlibat adu mulut. Dalam keterangannya, NV menyebut korban sempat membawa gergaji ke arahnya.
Tersangka lalu mendorong korban hingga terjatuh ke dalam kamar. Dalam kondisi emosi, NV mencekik mertuanya menggunakan tangan dan bantal.
Tidak berhenti di situ, NV kemudian menemukan gunting dalam kamar. Selanjunya gunting tersebut digunakan untuk menusuk leher dan perut korban hingga meninggal.
"Hasil autopsi menunjukkan adanya luka iris di leher kanan serta tanda-tanda mati lemas akibat kekerasan tumpul pada leher. Luka tersebut terjadi saat korban masih hidup," kata Kapolres.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait