Melalui orasi, para peserta aksi menolak kebijakan yang dinilai semakin membebani masyarakat, termasuk tingginya harga BBM. Mereka juga mendesak pemerintah menjamin ketersediaan energi nasional dengan mengutamakan pemenuhan kebutuhan rakyat.
Menurut mereka, tingginya harga BBM nonsubsidi di tengah tren penurunan harga minyak dunia, ditambah pemadaman listrik bergilir yang sempat terjadi, menjadi indikator masih lemahnya tata kelola energi nasional.
Mereka berharap pemerintah segera melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sektor energi agar pasokan energi lebih terjamin, harga lebih terjangkau, dan kebijakan yang diambil tidak semakin membebani masyarakat.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait