Mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Forum Mahasiswa dan Pemuda Peduli Umat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (3/7/2026). (Foto: iNews).

SURABAYA, iNews.id - Mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Forum Mahasiswa dan Pemuda Peduli Umat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (3/7/2026). Mereka menuntut pemerintah segera membenahi tata kelola energi nasional yang dinilai belum berpihak kepada masyarakat.

Dalam aksi tersebut, massa membentangkan poster dan spanduk berisi tuntutan agar pemerintah melakukan perbaikan tata kelola energi. 

Aksi ini dipicu oleh masih tingginya harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi meski harga minyak dunia disebut telah mengalami penurunan, serta pemadaman listrik bergilir yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

"Tuntutan kita ada lima. Yang kami permasalahkan hari ini adalah bagaimana pengelolaan energi sangat mengenakan sistem kapitalisme yang itu membebani masyarakat," ujar juru bicara aksi, Ahmad.

Melalui orasi, para peserta aksi menolak kebijakan yang dinilai semakin membebani masyarakat, termasuk tingginya harga BBM. Mereka juga mendesak pemerintah menjamin ketersediaan energi nasional dengan mengutamakan pemenuhan kebutuhan rakyat.

Menurut mereka, tingginya harga BBM nonsubsidi di tengah tren penurunan harga minyak dunia, ditambah pemadaman listrik bergilir yang sempat terjadi, menjadi indikator masih lemahnya tata kelola energi nasional.

Mereka berharap pemerintah segera melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sektor energi agar pasokan energi lebih terjamin, harga lebih terjangkau, dan kebijakan yang diambil tidak semakin membebani masyarakat.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network