Puluhan siswa SMP Negeri 1 Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mengalami gejala keracunan setelah menyantap hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: iNews).

SURABAYA, iNews.id – Kasus dugaan keracunan makanan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Timur kian meluas. Setelah di Kabupaten Sidoarjo, insiden serupa terjadi di Kabupaten Nganjuk dan Jombang.

Menanggapi meluasnya kasus tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memastikan seluruh biaya perawatan medis dan pengobatan para korban di rumah sakit ditanggung pemerintah. 

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menegaskan, keselamatan serta penanganan medis para siswa yang menjadi korban merupakan prioritas utama Pemprov Jatim saat ini.

"Seluruh biaya perawatan dan pengobatan rumah sakit untuk para korban dugaan keracunan MBG di Jawa Timur dipastikan ditanggung negara. Penanganan medis menjadi prioritas utama kami di tengah situasi ini," kata Emil Dardak, Kamis (3/9/2026).

Emil menambahkan, Pemprov Jatim telah berkoordinasi dengan jajaran dinas kesehatan daerah untuk memastikan ketersediaan pasokan obat-obatan, cairan infus, hingga dukungan anggaran darurat guna menjamin seluruh korban tertangani secara optimal tanpa dipungut biaya.

Sanksi Dapur SPPG

Mengenai langkah penanganan dan pembenahan tata kelola operasional MBG di lapangan, Emil menjelaskan, kewenangan teknis berada di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN).


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network