Warga terpaksa kalan kaki melintasi meterial longsor yang menutup jalan. (Foto: iNews.id/Akhmad Subekhi).

Kepala Desa Selur Suprapto mengatakan, longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Ponorogo selama tiga jam dengan intensitas tinggi. Saat itu tebing di sisi jalan ambruk dan menimbun badan jalan. 

"Setelah hujan deras terjadi longsor dan tanah gerak. Sampai saat ini yang teridentifikasi ada 10 titik. Jalur tutup total, kecuali untuk roda masih kami upayakan. Sebab, ini jalur utama menuju Trenggalek," katanya. 

Hingga Selasa pagi warga bersama petugas masih bekerja keras membersihkan material longsor untuk membuka akses. 
Tebalnya material longsor menyulitkan proses evakuasi. Apalagi mereka juga menggunakan peralatan seadanya. 


Editor : Ihya Ulumuddin

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network