Emak-emak di Kabupaten Jombang menabuh lesung saat terjadi gerhana bulan, Selasa (3/3/2026). (foto: iNews)

JOMBANG, iNews.id – Fenomena gerhana bulan total yang terjadi pada Selasa (3/3/2026) malam, disambut dengan cara unik oleh warga Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Di tengah kemajuan zaman, warga Desa Munungkerep, Kecamatan Kabuh, masih teguh melestarikan tradisi kuno warisan leluhur. 

Pantauan di lokasi, suasana desa seketika riuh saat bayangan bumi mulai menutupi bulan. Warga ramai-ramai keluar rumah bukan hanya untuk melihat fenomena langit, melainkan untuk menjalankan ritual yang dipercaya dapat menolak bala. 

Salah satu pemandangan yang paling mencolok adalah sekelompok warga yang berkumpul menabuh lesung atau alat penumbuk padi tradisional secara bersahutan. Suara dentuman kayu yang beradu menciptakan irama khas di tengah kegelapan malam. 

"Ini sudah tradisi dari nenek moyang. Setiap ada gerhana, kami menabuh lesung bersama-sama," ujar Suprapti, salah seorang penabuh lesung di lokasi. 

Tak kalah unik, anak-anak di desa tersebut tampak antusias bergelantungan di tiang atau atap teras rumah mereka. Mitos setempat meyakini bahwa bergelantungan saat gerhana bulan berlangsung dapat membantu pertumbuhan fisik anak agar tumbuh tinggi saat dewasa kelak.

Mitos Ibu Hamil dan Sapu Lidi

Bagi ibu hamil, ada ritual khusus yang wajib dijalankan. Mereka terlihat duduk di teras rumah dengan beralaskan sapu lidi sambil menyantap nasi liwet.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network