Ilustrasi mayat. (Istimewa)
Solichan Arif

BLITAR, iNews.id - Pemuda warga Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, ditemukan mengambang di Sungai Brantas. Korban bernama Sahru Irvan (22), itu sebelumnya terjun ke sungai setelah berakrobat saat naik sepeda motor.

Jenazah korban ditemukan mengambang di permukaan air bercampur sampah, tidak jauh dari lokasi PLTA Jegu, Kecamatan Sutojayan. Di lokasi yang berjarak 2 kilometer dari tempat tenggelamnya tersebut, jasad korban mulai bengkak, berbau busuk, juga menghitam. 

"Jenazah ditemukan sekitar 2 kilometer dari lokasi hanyut," ujar Kasi Humas Polsek Selopuro Bripka Widodo kepada wartawan Rabu (5/5/2021). 

Irvan dinyatakan hilang tercebur ke Sungai Brantas sejak Senin (3/5/2021). Selama tiga hari, petugas gabungan melakukan penyisiran lokasi. 

Kejadian ini berawal saat korban bersama dua temannya ngabuburit. Mereka berada di pinggir Sungai Brantas wilayah Kecamatan Selopuro. Insiden terjadi saat korban hendak pulang. 

Korban iseng berakrobat memutar sepeda motor. Tubuhnya pun tercebur ke Sungai Brantas. Karena tidak sempat ada yang menolong, korban langsung terseret arus air dan lenyap. Sementara motornya berhasil diselamatkan. 

"Dua hari pencarian, upaya petugas gabungan tidak membuahkan hasil. Pada hari ketiga Rabu (5/5/2021) ini, jenazah ditemukan mengapung di antara onggokan sampah," kata Widodo. 

Sementara hasil pemeriksaan pada jasad korban tidak ditemukan tanda bekas kekerasan. Atas permintaan keluarga, jenazah langsung dibawa ke rumah duka. Hari ini juga jenazah Irvan langsung dimakamkan ke tempat permakaman umum. 


Editor : Maria Christina

BERITA TERKAIT