MOJOKERTO, iNews.id – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto mulai beralih menggunakan sepeda untuk menuju kantor, Jumat (27/3/2026).
Langkah ini merupakan kebijakan resmi Pemkot Mojokerto untuk mendukung penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah ketidakpastian ekonomi dampak ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Kebijakan ini diawali dengan apel pagi di halaman Balai Kota Mojokerto, di mana seluruh ASN tampak membawa sepeda masing-masing. Bahkan, khusus di hari Jumat, seluruh area parkir di lingkungan Pemkot Mojokerto disterilkan dari kendaraan bermotor dan hanya diperuntukkan bagi parkir sepeda.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, memimpin langsung pencanangan program Bike to Work ini. Bersama Sekretaris Daerah dan para kepala OPD, sosok yang akrab disapa Ning Ita ini mengayuh sepeda meninjau sejumlah lokasi, termasuk kawasan rawan banjir di Kelurahan Mentikan dan Sungai Brangkal.
"Hari ini kita canangkan Bike to Work atau bersepeda ke tempat kerja. Tujuannya tentu penghematan BBM yang bersumber dari APBD, sekaligus kita melakukan kerja bakti di titik-titik lapangan," ujar Ika Puspitasari, Jumat (27/3/2026).
Ning Ita menjelaskan, Pemkot Mojokerto sengaja tidak mengambil opsi Work From Home (WFH), melainkan mewajibkan ASN tetap masuk kantor namun dengan bersepeda. Langkah ini juga selaras dengan visi Indonesia Asri yang diusung Presiden Prabowo Subianto, di mana setiap hari Jumat ASN diwajibkan melakukan kerja bakti di lingkungan masing-masing.
Terkait efektivitas kebijakan ini, Pemkot Mojokerto tengah menghitung besaran penghematan anggaran BBM operasional dan mobil dinas yang biasanya dialokasikan dari APBD.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait