Gunung Semeru tercatat kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanis seiring erupsi yang terjadi belakangan ini. Pada periode pengamatan Kamis pukul 00.00–06.00 WIB, terekam aktivitas seismik signifikan berupa 25 kali gempa letusan dan 32 kali gempa guguran.
Saat ini status Gunung Semeru berada pada Level IV Awas sehingga kewaspadaan penuh diperlukan, terutama di sepanjang aliran Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar dan Besuk Sat. Warga diminta tidak beraktivitas di zona berbahaya sesuai rekomendasi otoritas kebencanaan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap mengikuti arahan petugas di lapangan,” kata Gus Ipul.
Dia menegaskan bahwa keselamatan warga harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan di tengah erupsi Gunung Semeru.
Kemensos terus melakukan asesmen cepat terhadap kondisi lapangan, termasuk kemungkinan adanya korban luka maupun korban jiwa. Proses pemantauan dan pendataan dilakukan bersama BNPB dan pemerintah daerah agar penanganan erupsi Gunung Semeru lebih terarah dan tepat sasaran.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait