Saiful Rohman, salah seorang nelayan mengaku tidak memiliki banyak pilihan selain tetap berusaha melaut meski harus menghadapi ancaman gelombang tinggi.
"Ekonominya kemarin itu kan di Puger sangat sulit. Jadi sekarang itu meski ombak besar, ya kita terjang untuk menutupi perekonimian yang kemarin minus itu," kata Saiful.
Situasi ini membuat nelayan berada dalam pilihan sulit antara menjaga keselamatan di tengah cuaca berbahaya dan memenuhi kebutuhan hidup keluarga.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait