Petugas SAR mengerahkan alat berat membersihkan reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, Senin (6/10/2025). (Foto: BNPB)

Langkah teknis ini dinilai penting agar seluruh operasi berjalan aman bagi petugas maupun warga sekitar.

Di tengah kendala tersebut, tim SAR tetap fokus menuntaskan pembersihan di sektor selatan, tempat reruntuhan paling berat menimpa bangunan musala. Area itu menjadi prioritas karena masih berpotensi ditemukan korban.

“Tujuannya adalah memaksimalkan penemuan jenazah maupun potongan tubuh lainnya, sampai benar-benar dapat dipastikan semuanya sudah berhasil dievakuasi,” ujarnya.

Setelah pembersihan di sektor selatan selesai, barulah tim akan memotong bagian bangunan yang masih menyatu dengan struktur lama. Meski kondisi medan berat, tim SAR gabungan dari BNPB, Basarnas, TNI, Polri, BPBD dan relawan tetap bekerja 24 jam bergantian. Mereka dibekali dukungan logistik, peralatan keselamatan serta bantuan pemulihan stamina agar tetap fokus menjalankan misi kemanusiaan.

“Tim SAR gabungan yang bertugas selama 24 jam secara bergantian telah mendapatkan dukungan ketahanan fisik dan stamina selama melaksanakan misi kemanusiaan,” katanya.


Editor : Donald Karouw

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network