GRESIK, iNews.id – Angka kasus kebakaran di Gresik, Jawa Timur (Jatim) terbilang tinggi. Warga diminta untuk lebih waspada terhadap potensi terjadinya kebakaran.
Kepala UPT Pemada Kebakaran Kabupaten Gresik, Eka Prapangasta menyebutkan, jumlah kebakaran saat musim hujan terbilang tinggi. Data selama Februari, sudah ada 28 peristiwa kebakaran, mulai dari rumah hingga perusahaan.
"Penyebabnya rata-rata korsleting listrik," kata Eka, Jumat (19/2/2021).
Pada kejadian terbaru, dalam sehari terdapat dua kejadian kebakaran yang menimpa pabrik dan rumah. Pertama satu unit rumah di Perum Green Garden, Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas.
Penyebabnya arus pendek listrik. Beruntung kobaran api tidak terlalu besar, sehingga pemadaman bisa dilakukan sangat cepat.
Kedua sebuah pabrik di Jalan Veteran, Desa Gending, Kecamatan Kebomas. Percikan api berasal dari pengelasan yang menyambar blower pabrik.
"Karena penanganannya cepat, api tidak menyebar kemana-mana," kata Eka.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan rumah masing-masing. Jika ditinggal keluar, seluruh aliran listrik sebaiknya dimatikan.
"Sekecil apapun aliran listrik harus dimatikan karena bisa saja menjadi penyebab kebakaran," katanya.
Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait