BONDOWOSO, iNews.id – Tiga pendaki asal Bali dan Magelang yang sempat dilaporkan tersesat di Gunung Krincing, Bondowoso, Jawa Timur ditemukan selamat. Mereka bertahan dalam kondisi kelaparan dan dehidrasi.
Ketiganya ditemukan tim SAR gabungan setelah tersesat di jalur yang bukan merupakan rute pendakian resmi. Proses pencarian hingga evakuasi berlangsung sampai malam karena medan yang sulit.
Ketiga pendaki tersebut, Steven Juventino (20) asal Kabupaten Magelang, Eza Yuan Bintang Aidil (22) asal Kecamatan Botolinggo, Bondowoso dan I Gusti Ngurah Rai Adi Saputra (22) asal Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali.
Peristiwa tersebut bermula saat empat orang melakukan pendakian ke Gunung Krincing, gugusan Pegunungan Argopuro, Desa Wonosari, Kecamatan Grujugan, Bondowoso. Mereka telah mendaki selama dua hari sebelum akhirnya mengalami masalah.
Di tengah perjalanan, seorang pendaki asal Bondowoso memutuskan turun lebih dulu karena cedera. Sementara tiga pendaki lainnya memilih melanjutkan perjalanan dan bertahan di atas gunung.
Namun, kondisi ketiganya kemudian memburuk setelah bekal logistik dan sarana penerangan habis. Mereka juga tersesat karena masuk ke jalur yang bukan rute pendakian.
Dalam kondisi tersebut, ketiganya menghubungi rekan yang telah lebih dulu turun untuk meminta bantuan. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso dan polisi.
Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo turun langsung ke lapangan untuk meninjau sekaligus memimpin proses pencarian dan evakuasi.
"Tim bergerak mulai pukul 13.00 WIB, kemudian pada pukul 19.00 WIB korban ditemukan sesuai dengan kordinat yang dikirimkan saat kita terima informasi awal. Selanjutnya tim kelakukan evakuasi," ujar AKBP Aryo, Rabu (19/8/2026) malam.
Tim SAR gabungan kemudian melakukan penyisiran hingga akhirnya menemukan lokasi ketiga pendaki. Ketiganya berhasil dievakuasi turun pukul 23.50 WIB.
Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena medan yang dilalui sulit dan pencarian dilakukan hingga malam hari. Setibanya di bawah, ketiga pendaki langsung dibawa ke Puskesmas Grujugan untuk mendapatkan penanganan medis dan pemeriksaan kesehatan.
Dia mengatakan, lokasi Gunung Krincing sebenarnya bukan jalur pendakian formal atau resmi. Rombongan tersebut diketahui melintasi jalur yang tidak semestinya digunakan untuk kegiatan pendakian umum.
Dia mengimbau, pendaki tidak menggunakan jalur tersebut dan memastikan rute yang dipilih merupakan jalur pendakian resmi untuk menghindari risiko tersesat maupun kecelakaan.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait