Warga Surabaya yang Bersepeda Makin Banyak, Dishub Tambah Lajur Khusus

Ihya Ulumuddin ยท Senin, 29 Juni 2020 - 17:15 WIB
Warga Surabaya yang Bersepeda Makin Banyak, Dishub Tambah Lajur Khusus
Lajur khusus sepeda di Jalan Darmo Kota Surabaya, Jatim. (Foto: iNews.id/istimewa)

SURABAYA, iNews.idDinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya menambah lajur khusus sepeda di sejumlah jalan utama Kota Surabaya. Ini dilakukan karena jumlah warga yang bersepeda cukup banyak.

“Sejak Sabtu malam kita koordinasi dengan Satlantas Polrestabes Surabaya di Jalan Tunjungan. Sedangkan Minggu pagi, disiapkan di Jalan Raya Darmo,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat, Senin (29/6/2020).

Irvan menjelaskan, penambahan lebar lajur khusus sepeda ini disiapkan agar pesepeda bisa lebih tertib dan aman saat berkendara. Sebab, melihat fenomena saat ini, bersepeda pada Sabtu malam dan Minggu pagi menjadi trend baru di Kota Surabaya.

“Biasanya Sabtu malam dan Minggu pagi ini volume bersepeda meningkat. Nah, supaya mereka aman kita buat traffic cone, agar mereka terlindungi dan terpisah dari kendaraan bermotor,” katanya.

Irvan mengatakan, lajur khusus sepeda sebenarnya sudah disediakan. Namun, karena volumenya meningkat, maka terpaksa lajur diperlebar. “Kita ingin keselamatan bersama, karena trennya yang lagi ramai ini, sehingga satu lajur yang sebelumnya kita siapkan itu tidak cukup,” katanya.

Berdasarkan data Dishub Surabaya, sebelumnya lajur khusus sepeda ini telah dibuat dengan panjang ruas jalan mencapai 15.029 meter di antaranya, Jalan Darmo (Masjid Al Falah-Pandegiling), Utara Selatan dengan panjang ruas 4.080 meter, Jalan Basuki Rahmat 2 sisi 1.100 meter, Jalan Gubernur Suryo 2 sisi 450 meter.

Selain itu Jalan Panglima Sudirman 2 sisi 1.000 meter, Jalan Yos Sudarso 2 sisi 409 meter, Jalan Pemuda 2 sisi 465 meter, Jalan Gubeng (Sulawesi Taman Lansia) 2 sisi 678 meter, Jalan Wali Kota Mustajab 303 meter, Jalan Wijaya Kusuma 330 meter dan Frontage A Yani sisi Barat (Bank BNI-Royal Plaza) 4.240 meter.

Kemudian di Jalan Sumatera 518 meter, Jalan Sulawesi 2 sisi 458 meter, Fly Over Gubeng Pojok 130 meter, Jalan Prof Dr Moestopo 280 meter serta Jalan Dr Soetomo sisi Selatan.

Diketahui, sejak masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya, aktivitas warga yang bersebeda cukup banyak, khususnya malam hari. Mereka memanfaatkan masa libur yang panjang karena Covid-19.


Editor : Ihya Ulumuddin