Warga Jatim Banyak di Rumah karena Pandemi Covid-19, Kasus Laka Lantas Menurun

Lukman Hakim ยท Kamis, 02 Juli 2020 - 21:05 WIB
Warga Jatim Banyak di Rumah karena Pandemi Covid-19, Kasus Laka Lantas Menurun
Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan. (Foto: SINDOnews Lukman Hakim)

SURABAYA, iNews.id – Angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Provinsi Jawa Timur (Jatim), mengalami penurunan selama pandemi Covid-19. Salah satunya disebabkan penerapan Pemberlakuan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) maupun di Malang Raya.

Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan mengatakan, terhitung sejak Januari hingga 28 Juni 2020, terjadi sebanyak 10.800 kasus laka lantas. Sementara jumlah korban meninggal dunia sebanyak 2.000 orang, korban yang mengalami luka berat sebanyak 188 orang, dan luka ringan sebanyak 13.000 orang.

“Kalau selama pandemi Covid-19, ada penurunan jumlah kasus laka lantas dibanding tahun lalu. Penurunannya mencapai 14 persen,” kata Kombes Pol Budi Indra Dermawan, Kamis (2/7/2020).

Budi mengatakan, penerapan PSBB baik di Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) maupun di Malang Raya (Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu), memmbuat banyak warga lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Akibatnya, mobilitas kendaraan berkurang sehingga kecelakaan lalu lintas pun menurun.

"Selain itu, masyarakat juga kian tertib berlalu lintas," ujarnya.

Dia menambahkan, selama pandemi Covid-19 pihaknya tidak menggelar razia kendaraan. Saat ini, pihaknya fokus menyosialisasikan kepada masyarakat untuk memakai masker. Jika ada masyarakat atau pengemudi kendaraan yang tidak pakai masker, maka akan mendapatkan sanksi teguran. Kalaupun ada penilangan, hanya diberlakukan pada pengemudi yang ugal-ugalan di jalan atau berboncengan tiga.

"Akhir Juli ini kami berencana akan menggelar operasi patuh. Saat ini kami masih menunggu petunjuk teknis pelaksanaan dari Mabes Polri," ujarnya.


Editor : Maria Christina