get app
inews
Aa Text
Read Next : Rumah Makan di Cilacap Porak-poranda Diterjang Angin Kencang

Viral Detik-Detik Puting Beliung Terjang Tulungagung, 42 Rumah Rusak

Senin, 12 Januari 2026 - 22:27:00 WIB
Viral Detik-Detik Puting Beliung Terjang Tulungagung, 42 Rumah Rusak
Tangkapan layar detik-detik puting beliung menerjang tiga desa di Kabupaten Tulungagung, Senin (12/1/2026). (Foto: iNews)

TULUNGAGUNG, iNews.id – Bencana angin puting beliung menerjang Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (12/1/2026) sore. Fenomena alam yang sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial ini mengakibatkan puluhan rumah warga di Kecamatan Rejotangan mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap.

Dalam video yang beredar, tampak pusaran angin hitam melintasi jalan raya dan area pemukiman, memicu kepanikan warga yang berusaha menyelamatkan diri.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 42 rumah yang tersebar di tiga desa mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang tersebut. Ketiga desa terdampak adalah Panjerejo, Karangsari, dan Tugu.

"Mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap rumah warga yang terbuat dari asbes dan genteng yang beterbangan tersapu angin," ujar Aziz Saiful Arifin, salah seorang warga setempat.

Pihak BPBD Tulungagung bersama Pemerintah Kecamatan Rejotangan langsung melakukan asesmen cepat di lokasi kejadian tak lama setelah badai reda. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tingkat kerusakan bangunan masuk dalam kategori ringan hingga sedang.

Camat Rejotangan, Didi Jarot Widodo, memastikan bahwa meskipun kerugian material cukup banyak, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam musibah ini.

"Kami pastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Saat ini fokus kami adalah membantu warga memperbaiki atap rumah mereka agar bisa segera ditempati kembali dengan aman," kata Didi Jarot Widodo.

Pemerintah mengimbau masyarakat Tulungagung dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan selama beberapa hari ke depan. Berdasarkan rilis BMKG, potensi cuaca buruk berupa hujan deras disertai angin kencang masih sangat tinggi di wilayah Jawa Timur.

Warga diminta untuk melakukan langkah antisipasi, seperti memangkas dahan pohon yang rimbun di dekat rumah serta memastikan konstruksi atap dalam kondisi kokoh untuk meminimalisir dampak bencana serupa.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut