Viral Aksi Heroik Polisi Gagalkan Percobaan Bunuh Diri Mahasiswa di Malang

Deni Irwansyah ยท Sabtu, 08 Februari 2020 - 17:45 WIB
Viral Aksi Heroik Polisi Gagalkan Percobaan Bunuh Diri Mahasiswa di Malang
Bripka Lucky Rahadianto saat membujuk pemuda yang mencoba bunuh diri di Malang, Jumat (7/2/2020). (Foto: iNews/Deni Irwansyah)

MALANG, iNews.id - Aksi heroik seorang anggota Polsek Klojen, Kota Malang menggagalkan percobaan bunuh diri seorang pemuda pada Jumat (7/2/2020) viral di media sosial. Aksinya membujuk pemuda yang hendak menyayat urat nadinya dengan pisau itu pun menuai pujian netizen.

Saat itu, Bripka Lucky Rahadianto bertugas piket Bhabinkamtibmas di Polsek Klojen. Dia menerima laporan dari alarm aplikasi Jogo Ngalam. Aplikasi itu merupakan layanan laporan cepat dan online milik Polresta Malang.

Seorang warga di kawasan Bareng, Klojen, Malang melaporkan adanya percobaan bunuh diri yang dilakukan seorang mahasiswa yang indekos.

Lucky menceritakan, saat tiba di lokasi kamar pemuda itu terkunci, namun tirai jendera terbuka. Dia masih bisa melihat aksi sang pemuda yang sudah memegang pisau dan diletakkannya di urat nadi.

Tak berhasil merayu sang pemuda, Lucky pun membuka paksa pintu dengan menendang sebanyak dua kali.

"Jadi warga kos lain tidak berani untuk membuka pintu kamar karena terkunci dari dalam. Jadi saya berinisiatif untuk mendobrak," katanya, Sabtu (8/2/2020).

Bripka Lucky Rahadianto (Foto: iNews/Deni Irwansyah)
Bripka Lucky Rahadianto (Foto: iNews/Deni Irwansyah)



Dia melanjutkan, saat pintu terbuka pemuda itu menangis dan mengacungkan pisau dapur ke arahnya. Lucky terus membujuk sang pemuda hingga saat kondisi lengah, pisau bisa diambilnya.

"Saya terus membujuk dia dan waktu itu pisaunya ditaruh di bawah dan merem. Itu kesempatan saya untuk mengambil pisau itu," ujarnya.

Diketahui, pelaku percobaan bunuh diri ini seorang mahasiswa di Universitas Negeri di Malang. Dia depresi karena sakit gagal ginjal akut. Bahkan untuk beraktivitas sehari-hari tubuhnya harus di pasang alat medis berupa dua selang.


Editor : Nani Suherni