Usai Kencani PSK, Pria di Blitar Tewas Terseret Sungai Brantas

Solichan Arif ยท Senin, 19 April 2021 - 00:30:00 WIB
Usai Kencani PSK, Pria di Blitar Tewas Terseret Sungai Brantas
Petugas dibantu warga mengevakuasi jasad korban dari Sungai Brantas, Jumat (6/11/2020).(Foto: iNews.id/Mukhtar Bagus)

BLITAR, iNews.id – Tragis dialami AS (45) warga Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Korban tewas terseret arus saat mandi di aliran Sungai Brantas, Kota Kediri, Minggu (18/4/2021). Insiden tenggelamnya AS terjadi, Jumat (16/4/2021), usai berkencan dengan seorang perempuan yang diduga pekerja seks komersial (PSK). 

"Jasad yang bersangkutan ditemukan di wilayah Sungai Brantas, Kota Kediri," ujar Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan SAR Trenggalek Yoni Fariza, Minggu (18/4/2021). 

Pencarian AS berawal dari penemuan sepeda motor tidak bertuan di pinggir sungai Brantas Kecamatan Kademangan. Di lokasi petugas juga mendapati celana dalam.

Dari hasil penyelidikan, diketahui motor tersebut milik AS warga Desa Jimbe. Informasi yang dihimpun, AS sebelumnya diketahui bersama seorang perempuan yang ditengarai seorang PSK. 

Dengan beralas kertas kardus air mineral, di pinggir Sungai Brantas tersebut, keduanya bercinta. Usai kencan, AS pamit mandi. Sementara teman kencannya masih menunggu di lokasi. 

Entah apa yang terjadi. Begitu menceburkan diri ke sungai, tubuh AS tidak muncul. Yang bersangkutan diduga terseret arus Brantas dan tenggelam. Melihat itu, teman kencannya langsung meninggalkan lokasi. 

Menurut Yoni, sebelum ditemukan di wilayah Kota Kediri, pencarian berlangsung dua hari. Penyisiran sempat dilakukan mulai wilayah Blitar hingga Kabupaten Tulungagung. 

Pencarian seketika dihentikan begitu petugas menerima laporan adanya jasad mengapung di wilayah Brantas Kota Kediri. "Setelah dicek ternyata benar. Jasad yang mengapung tersebut warga Kademangan Blitar," kata Yoni. 

Kapolsek Lodoyo Barat Polres Blitar AKP Suyatno menambahkan, kepastian awal jasad korban diketahui dari pakaian yang dikenakan. 

"Pakaian yang bersangkutan masih menempel pada tubuh," kata Suyanto. 

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2