Unik, Nelayan dan Warga Palang Tuban Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI di Laut

Pipiet Wibawanto · Sabtu, 17 Agustus 2019 - 09:09 WIB
Unik, Nelayan dan Warga Palang Tuban Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI di Laut
Puluhan nelayan dan warga Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jatim, menggelar upacara peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI di laut, Sabtu (17/8/2019). (Foto: iNews/Pipiet Wibawanto)

TUBAN, iNews.id – Puluhan nelayan dan warga Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74 Kermerdekaan RI, Sabtu pagi (17/8/2019). Uniknya, upacara digelar di laut, tepat saat para nelayan akan berangkat mencari ikan.

Ombak besar di tengah cuaca buruk sempat mengganggu petugas yang berdiri di atas perahu untuk mengibarkan bendera Merah Putih. Sejumlah warga membantu memegangi perahu yang terombang-ambing akibat hempasan gelombang besar di pantai utara Tuban.

Kendati demikian, upacara pengibaran bendera berlangsung khidmat. Para peserta tampak bersemangat menyanyikan lagu Indonesia Raya. Upacara berlangsung khidmat di tengah suara deburan ombak. Para nelayan dan warga setempat memberikan hormat kepada bendera Merah Putih yang berkibar di tengah laut.

Selama upacara, para petugas menjalankan fungsi masing-masing. Ada yang bertugas sebagai komandan upacara, inspektur upacara, pembaca naskah Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, dan teks Pancasila. Tidak ketinggalan, ada protokol yang membacakan urutan upacara bendera. Semuanya berada di laut.

Usai upacara, para nelayan pergi melaut di tengah kondisi ombak yang besar. Bagi para nelayan dan warga setempat, upacara HUT ke-74 Kemerdekaan RI yang digelar di laut terasa spesial dan sangat bermakna. Mereka merasa lebih mudah mengenang dan merasakan kesulitan para pahlawan saat memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dahulu.

Tokoh masyarakat setempat Muhasan mengatakan, para nelayan pun menghadapi tantangan saat berangkat ke tengah laut untuk menangkap ikan. Mereka kerap menghadapi medan yang sangat berat akibat cuaca buruk atau ombak besar. Upacara tersebut mengingatkan para peserta agar mengenang kembali perjuangan para pahlawan dan selalu bersyukur pula dengan kemerdekaan Indonesia.

“Upacara ini sebagai upaya agar kami bisa mengingat kembali upaya para pahlawan yang telah gugur saat memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Upacara di laut ini sekaligus untuk mempersatukan warga dari seluruh komunitas,” kata Muhasan.

Sementara salah satu nelayan, Muhammad Rozi mengatakan, upacara bendera di laut itu membuat para nelayan turut merasakan sulitnya perjuangan para pahlawan untuk meraih kemerdekaan Indonesia. Upacara itu juga memberikan semangat kepada mereka untuk terus berjuang dalam hidup sebagai nelayan.

“Semua tadi ikut upacara tujuh belasan di laut, warga di sini, para nelayan, dan keluarga. Setelah upacara, kami siap-siap melaut,” kata Muhammad Rozi.


Editor : Maria Christina