get app
inews
Aa Text
Read Next : Truk Tangki BBM Terbakar di Tol Cisumdawu, Arus Lalin Macet Parah

Truk Angkut Mi Instan Terbakar di Mojokerto, Diduga Korsleting Lampu

Jumat, 05 Juni 2026 - 20:31:00 WIB
Truk Angkut Mi Instan Terbakar di Mojokerto, Diduga Korsleting Lampu
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang membakar truk bermuatan mi instan di Mojokerto, Jumat (5/6/2026). (Foto: iNews)

MOJOKERTO, iNews.id – Truk bermuatan mi instan terbakar di Jalan Raya Pungging, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (5/6/2026). Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. 

Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut, namun kobaran api diduga korsleting pada bagian lampu belakang truk tersebut.

Diperoleh informasi, kebakaran bermula saat truk melaju di kawasan Pungging. Secara mendadak, api langsung berkobar hebat dari bagian belakang bak truk. Imbas dari kebakaran tersebut, sebagian muatan mi instan dalam cup langsung tumpah berserakan ke aspal dan ikut terbakar di tengah jalan raya. 

Warga yang melihat kejadian itu sempat panik dan tidak bisa berbuat banyak untuk memadamkan kobaran api karena keterbatasan alat pemadam yang memadai. 

Sopir truk, Azril mengatakan, kebakaran terjadi saat dirinya dalam perjalanan mengirimkan muatan dari wilayah Cikarang, Bekasi, dengan tujuan Pulau Bali.

"Kami membawa muatan 1.000 cup lebih mi instan tujuan Bali. Saya tidak tahu penyebabnya. Kemungkinan korsleting listrik di bagian belakang," ujar Azril.

Insiden kebakaran truk tersebut sempat membuat arus lalu lintas yang menghubungkan wilayah Pungging menuju Kecamatan Ngoro dan Kecamatan Pacet mengalami kemacetan panjang. 

Petugas Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto, Vicky Lutfianto mengatakan, penanganan kebakaran di lapangan berjalan dengan cepat dan taktis.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut