Tragis, Ayah Ibu dan Anak Tewas Terperosok ke Septic Tank di Bondowoso

Riski Amirul Ahmad · Sabtu, 04 April 2020 - 20:41:00 WIB
Tragis, Ayah Ibu dan Anak Tewas Terperosok ke Septic Tank di Bondowoso
Tim gabungan mengevakuasi ketiga korban yang jatuh ke septic tank di Desa Sumbersari, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (4/4/2020). (Foto: iNews/Riski Amirul Ahmad)

BONDOWOSO, iNews.id – Kejadian tragis dialami satu keluarga di Desa Sumbersari, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (4/4/2020). Ayah, ibu, dan anak, tewas setelah jatuh ke dalam septic tank bekas sumur sedalam 20 meter lebih.

Kecilnya lubang bagian atas membuat petugas kesulitan mengevakuasi para korban. Setelah empat jam kemudian, petugas berhasil mengevakuasi seluruh korban.

Ketiga korban yang merupakan satu keluarga itu, yakni Abdurrahman atau Pak Walid (70), istrinya Seniyati (65), dan putri mereka bernama Anita (39). Ketiganya warga Jalan Maesan-Sukowono, Dusun Kapraya, Desa Sumber Sari, Kecamatan Maesan.

Para korban terperosok ke dalam septic tank bekas sumur sedalam 20 meter lebih yang telah ditutup besi cor. Lokasi lubang ini terletak di depan kamar mandi keluarga dan biasa dilewati ketiga korban dan anggota keluarga yang lain.

Kapolsek Maesan AKP Slamet Riyadi mengatakan, kejadian tragis ini berawal saat korban pertama, yakni Abdurrahman hendak ke kamar mandi. Namun nahas, septic tank yang dilewatinya ambruk. Saat jatuh, korban sempat berteriak.

Sang istri, Seniyati, yang mendengar teriakannya, bergegas untuk menolong Abdurrahman. Nahas, karena lampu tak dinyalakan, Seniyati pun ikut terjatuh.

Putri mereka Anita yang panik juga berusaha menolong kedua orang tuanya. Namun, Anita juga ikut terjatuh ke dalam lubang tersebut. “Si anak ini menyusul membantu orang tuanya, namun dia juga terperosok ke septic tank,” katanya.

Petugas gabungan, Basarnas, TNI, Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang mendapat informasi dari warga berusaha mengevakuasi korban sejak pagi. Evakuasi tidak mudah. Seluruh korban akhinya terangkat setelah empat jam proses evakuasi. Namun, ketiganya ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

“Dari keterangan para saksi dan keluarga, kejadian yang dialami satu keluarga itu murni terjadi karena kecelakaan. Ketiga korban terperosok ke septic tank karena kondisi cor-coran yang sudah lapuk. Itu bekas sumur awalnya,” kata Kapolsek Maesan.

Saat proses evakuasi, keluarga dan warga setempat ikut menyaksikan. Keluarga pun menangis histeris setelah para korban ditemukan dan dievakuasi. Para korban langsung dimandikan oleh pihak keluarga dan dimakamkan di pemakaman dusun setempat.


Editor : Maria Christina