get app
inews
Aa Text
Read Next : Oknum TNI di Sorong Diduga Aniaya Warga hingga Tewas, Berujung Pemalangan Jalan

Tak Terima Videonya Viral, Pria Palang Jalan di Sidoarjo Bakal Tempuh Jalur Hukum

Senin, 06 April 2026 - 17:08:00 WIB
Tak Terima Videonya Viral, Pria Palang Jalan di Sidoarjo Bakal Tempuh Jalur Hukum
Tangkapan layar aksi warga memalang jalan hingga menyusahkan warga lainnya saat melintas di jalan Perumahan Sidokare, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. (Foto: IG)

SIDOARJO, iNews.id – Aksi pemalangan jalan sepihak di Perumahan Sidokare Asri, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, yang viral di media sosial berbuntut panjang. Mashuda, warga yang memasang palang besi tersebut, menyatakan berencana menempuh jalur hukum dan melaporkan pihak yang menyebarkan video tersebut. 

Mashuda merasa menjadi sasaran sorotan publik yang tidak adil setelah video adu argumennya dengan warga yang hendak melintas viral. Ia menegaskan akan membawa kasus penyebaran video tersebut ke ranah hukum. 

Mashuda membantah tudingan bahwa tindakannya menutup sebagian jalan bertujuan untuk menguasai fasilitas umum atau menjatuhkan tetangganya. Ia mengklaim memiliki alasan logis terkait keselamatan keluarganya. 

"Latar belakangnya saya tidak menjatuhkan tetangga sebelah. Saya punya pendirian sendiri. Apa yang saya buat (palang itu), saya kira tetangga berkenan," ujar Mashuda, Senin (6/4/2026).

Dia mengatakan, langkah penutupan jalan tersebut bukan tanpa pertimbangan. Mashuda mengaku telah berkonsultasi dengan pihak yang mengerti hukum sebelum memasang barikade tersebut. 

"Saya sudah bermusyawarah dengan pengacara, Pak Joko. Dia bilang 'sudah nggak apa-apa', karena menurut saya itu bukan jalan umum," katanya.

Dalih Keselamatan Cucu
Menurut Mashuda, palang tersebut tidak menutup jalan secara total, melainkan hanya sebagian agar kendaraan yang melintas mengurangi kecepatan. Hal ini ia lakukan semata-mata demi melindungi cucunya yang sering bermain di area tersebut. 

"Tujuan saya cuma seperti itu saja. Mengantisipasi keselamatan cucu saya saat keluar rumah. Tidak ada niat membenci seseorang, saya mengerti aturan," katanya. 

Di sisi lain, Ketua RT 53 RW 16 Perumahan Sidokare Asri, Abdul Rofik, membenarkan bahwa insiden tersebut telah memicu keresahan warga. Ia menyebut aksi pemalangan tersebut dilakukan secara mandiri tanpa koordinasi dengan pengurus lingkungan. 

"Selaku ketua RT, saya membenarkan kejadian yang viral itu. Kejadiannya spontan saat warga hendak keluar melewati gang tersebut dan merekamnya," ujar Abdul Rofik.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut