Tak Pakai Masker di Ponorogo, Dapat Sanksi Push Up dan Menghafalkan Pancasila

Ahmad Subekhi ยท Rabu, 03 Juni 2020 - 14:16 WIB
Tak Pakai Masker di Ponorogo, Dapat Sanksi Push Up dan Menghafalkan Pancasila
Seorang pemuda di Ponorogo dihukum push up lantaran kedapatan tak memakai masker. (Foto: iNews/Ahmad Subekhi)

PONOROGO, iNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur (Jatim) mulai menerapkan new normal menghadapi Covid-19. Bagi warga yang melanggar protokol kesehatan akan diberi sanksi bervariasi mulai dari menghafalkan Pancasila hingga push up.

Tak hanya itu, petugas gabungan yang terdiri atas TNI, Polri dan Satpol PP juga akan melakukan pemantauan di berbagai lokasi di Kabupaten Ponorogo. Seperti yang dilakukan di kawasan Pasar Legi Ponorogo.

Di lokasi ini, petugas mendapati banyak remaja tak mengenakan masker saat berkaktivitas di luar rumah. Akibatnya, mereka diberi sanksi push up sebanyak 10 kali hitungan.

Tak hanya push up, dua bocah yang juga kedapatan tak memakai masker diberi sanksi menghafalkan Pancasila. Sayang, meski keduanya tak mampu mengafalkan lima sila dalam Pancasila.

Mereka dihukum sampai bisa menghafalkan Pancasila dengan benar. Setelah semua sanksi dijalani, para warga diberi masker gratis.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Ponorogo, Ipda Aris Wibawa mengatakan, pemberian hukuman ini dinilai sehat sembari memberi pendidikan kebangsaan. Diharapkan, dengan sanksi ini dapat menumbuhkan kepedulian untuk melindungi diri sendiri dan orang lain.

“Ini bagian dari sosialisasi agar warga menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di masa new normal,” katanya, Selasa (2/6/2020).

Dia mengatakan, selama satu pekan pertaman, warga yang kedapatan tidak menerapkan protokol kesehatan, akan diberi peringatan.


Editor : Umaya Khusniah