Suami Tega Gergaji Leher Istri hingga Kritis di Malang, lalu Lompat dari Lantai 2 Rumah

Saif Hajarani ยท Sabtu, 09 Mei 2020 - 21:54 WIB
Suami Tega Gergaji Leher Istri hingga Kritis di Malang, lalu Lompat dari Lantai 2 Rumah
Polisi mendatangi TKP suami menggergaji leher istri hingga kritis di Dusun Kebonjati, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, pada Sabtu sore (9/5/2020). (Foto: iNews/Saif Hajarani)

MALANG, iNews.id - Seorang suami di Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), tega menggergaji leher sang istri hingga kondisinya kritis, Sabtu (9/5/2020). Sementara pelaku tewas setelah melakukan aksi percobaan bunuh diri terjun dari atap lantai dua rumah.

Pelaku Khoirul (37), diduga tega menganiaya sang istri Astuti (34), karena cemburu. Saat bertengkar, pelaku yang emosi nekat mengambil gergaji dan melukai leher istrinya.

Peristiwa sadis itu terjadi di rumah orang tua pelaku di Dusun Kebonjati, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, pada Sabtu sore (9/5/2020). Tampak dalam video amatir kondisi korban yang tergeletak bersimbah darah di lantai sebuah kamar.

Sesaat kemudian, tampak korban langsung dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis oleh pihak keluarga serta warga untuk mendapat pertolongan medis. Sementara pelaku meninggal dunia karena cedera setelah berusaha bunuh diri dengan cara melompat dari atap rumah yang diperkirakan setinggi 8 meter.

Kapolsek Singosari, AKP Farid Fathoni mengatakan, setelah mendapat informasi dari warga mengenai upaya percobaan pembunuhan suami terhadap istri ini, petugass langsung mendatangi lokasi kejadian.

Dari keterangan sementara yang diperoleh polisi, peristiwa ini berawal dari cekcok pasutri ini yang saat itu sedang berada di rumah orang tua pelaku. Bahkan, saat cekcok tersebut, anak mereka yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD) dikunci di kamar terpisah. Tak lama kemudian, pelaku langsung lari menuju lantai dua rumah dan melompat dari atap rumah.

Kejadian ini membuat warga heboh. Warga langsung memberikan pertolongan dan membawa pelaku ke Mapolsek Singosari setempat untuk diamankan. Namun, saat pelaku diperiksa petugas, korban tiba-tiba muntah dan sempoyongan.

Petugas kemudian membawa pelaku ke puskesmas. Nahas, nyawa pelaku ini tidak tertolong dalam perjalanan menuju puskesmas. Pelaku diduga mengalami cedera berat di bagian kepala setelah melompat dari lantai dua rumah.

“Menurut keterangan keluarga korban, aksi percobaan pembunuhan ini diduga bermotif cemburu sang suami kepada istri,” kata AKP Farid Fathoni.

Hingga kini korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Saiful Anwar Kota Malang. Sementara jenazah pelaku dibawa ke kamar mayat rumah sakit itu untuk diautopsi.

"Korban masih dirawat dan dalam kondisi sadarkan diri. Kami masih menyelidiki kasus ini untuk mengetahui penyebabnya dan juga penyebab kematian suami korban," kata Farid.


Editor : Maria Christina