get app
inews
Aa Text
Read Next : Mahasiswa di Bandar Lampung Ditangkap Curanmor, Sudah 5 Kali Beraksi

Siap-Siap! 800 Motor Curian Siap Dikembalikan ke Pemiliknya di Bazar Ranmor Surabaya

Selasa, 20 Januari 2026 - 00:30:00 WIB
Siap-Siap! 800 Motor Curian Siap Dikembalikan ke Pemiliknya di Bazar Ranmor Surabaya
Polrestabes Surabaya menggelar Bazar Ranmor untuk mengembalikan ratusan motor hasil curanmor kepada pemiliknya. (Foto: Humas Polri)

SURABAYA, iNews.idPolrestabes Surabaya meluncurkan program Bazar Ranmor sebagai langkah humanis dan transparan untuk mengembalikan hak warga korban pencurian kendaraan bermotor. Melalui program ini, sekitar 800 unit motor hasil pengungkapan kasus curanmor akan dikembalikan kepada para pemiliknya.

Program Bazar Ranmor dijadwalkan berlangsung di Mapolrestabes Surabaya dalam dua tahap. Sesi pertama digelar pada 21–23 Januari 2026, dilanjutkan sesi kedua pada 26–30 Januari 2026.

Seluruh kendaraan tersebut merupakan barang bukti hasil berbagai operasi penindakan curanmor yang dilakukan jajaran kepolisian dalam beberapa waktu terakhir. Pengembalian kendaraan dilakukan tanpa pungutan biaya apa pun.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, program ini menjadi ruang bagi masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan untuk mengambil kembali motornya secara langsung.

“Silakan pemilik datang sendiri, bawa dokumennya. Kendaraan akan kami kembalikan tanpa biaya (gratis) dan tanpa melalui perantara,” ujar Kombes Luthfie dikutip Senin (19/1/2026).

Dalam pelaksanaannya, kendaraan akan dikelompokkan berdasarkan jenis serta hasil pengecekan nomor rangka dan nomor mesin. Polisi juga menyusun kendaraan berdasarkan blok untuk memudahkan proses pencarian.

Luthfie mengungkapkan, sebagian besar motor hasil curian sudah tidak lagi menggunakan pelat nomor asli karena dimanipulasi oleh pelaku.

“Banyak pelat yang sudah diganti. Jadi identifikasi kami lakukan lewat nomor mesin dan nomor rangka hingga akhirnya diketahui siapa pemiliknya,” katanya.

Dari hasil penelusuran, diketahui pemilik kendaraan tidak hanya berasal dari Surabaya. Beberapa unit bahkan teridentifikasi milik warga dari luar daerah, termasuk dari Banten, yang menunjukkan jaringan curanmor lintas wilayah.

Polrestabes Surabaya juga menyadari tidak semua korban mengingat nomor kendaraan mereka. Karena itu, sistem bazar dinilai lebih efektif dengan menampilkan fisik kendaraan dan pengumuman nama pemilik sesuai hasil identifikasi.

“Tidak semua orang hapal nomor polisinya. Jadi kami umumkan juga sesuai pemiliknya agar mudah dicocokkan,” ujar Kombes Luthfie.

Untuk memudahkan masyarakat, Polrestabes Surabaya juga menyediakan tautan pengecekan data barang bukti motor curian yang dapat diakses sebelum datang ke lokasi bazar.

Selain pengembalian kendaraan, Kombes Luthfie menegaskan penindakan terhadap pelaku curanmor akan terus dilakukan tanpa kompromi.

“Pelaku curanmor melawan, ya siap-siap berhadapan dengan kami,” katanya.

Program Bazar Ranmor diharapkan tidak hanya memulihkan kerugian warga, tetapi juga mengembalikan rasa aman masyarakat dari ancaman kejahatan curanmor di Kota Surabaya.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut