Sejarah Taman Remaja Surabaya, Tempat Healing Warga dari Trauma G30S/PKI
JAKARTA, iNews.id - Sejarah Taman Remaja Surabaya dapat diselisik sejak awal 1970-an. Taman ini sempat eksis dan menjadi tujuan warga Surabaya untuk nongkrong.
Sejarah Taman Remaja Surabaya diulas secara mendalam melalui jurnal Perkembangan Taman Remaja Surabaya serta Dampak Ekonomi bagi Pedagang di Areal Taman Remaja Surabaya Tahun 1999-2018.
Jurnal tersebut disusun oleh dua mahasiswa Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Dalam jurnal itu, disebutkan tujuan Taman Remaja Surabaya didirikan cukup kelam. Yakni sebagai lokasi menyembuhkan diri alias healing atas rasa trauma akibat peristiwa G30S/PKI pada 1965.
Lantas bagaimana sejarah Taman Remaja Surabaya? Berikut iNews.id rangkum dari berbagai sumber, Rabu (1/2/2023).
Jurnal itu menyebutkan Taman Remaja Surabaya didirikan pada 20 Agustus 1971. Taman ini dikelola oleh PT (Sasana Taruna Aneka Ria) STAR, perusahaan asal Hong Kong.
Taman ini dibangun atas kesepakatan penanaman modal asing (PMA) PT STAR dengan Pemda Kotamadya Dati II Surabaya yang saat itu dipimpin R. Soekotjo. Kesepakatan itu mengharuskan Pemkot Surabaya menghibahkan sebidang tanah bekas lapangan sepak bola kepada PT STAR untuk dikelola dengan mekanisme bagi hasil.
Sejak dibangun pada 1971, Taman Remaja Surabaya bertransformasi menjadi tempat hiburan favorit masyarakat Surabaya pada 1990-an. Tempat ini menjadi daya tarik berbagai kalangan mulai dari anak kecil hingga orang dewasa.
Saat itu, Taman Remaja Surabaya rutin mengadakan berbagai acara, sehingga menarik sejumlah warga dari luar daerah seperti Gresik hingga Bojonegoro. Harga tiket masuk Taman Remaja Surabaya kala itu dipatok sebesar Rp100 untuk Senin-Jumat, dan Rp200 untuk Sabtu dan Minggu.
Wahana yang tersaji di Taman Remaja Surabaya mencapai 18 macam. Secara rata-rata, harga tiket wahana dipatok sebesar Rp600 hingga Rp800. Tak hanya bagi anak-anak, pengelola Taman Remaja Surabaya juga menyajikan wahana bagi remaja hingga orang dewasa.
Sejarah Taman Remaja Surabaya lantas berkembang. Pada 2013, harga tiket masuk Taman Remaja Surabaya meningkat menjadi Rp15.000 dan harga wahana Rp10.000.
Meski sempat menjadi primadona warga Surabaya dan sekitarnya, sejarah Taman Remaja Surabaya lantas berbalik. Taman ini mulai ditinggalkan pengunjung pada 2017.
Para pengunjung telah menemukan banyak alternatif tempat lain untuk menghilangkan penat dan mencari hiburan. Ini disebabkan menjamurnya kafe hingga mal-mal di Surabaya.
Hingga akhirnya Pemkot Surabaya menutup Taman Remaja Surabaya pada September 2018. Beberapa alasan mencuat, salah satunya wahana tak terawat hingga melanggar Perwali Surabaya.
Namun, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada Senin (23/1/2023) lalu sempat mengemukakan wacana pembukaan kembali Taman Remaja Surabaya. Nantinya, kata dia, Taman Remaja Surabaya akan kembali dibuka dengan mengusung konsep wisata murah bagi rakyat.
Wacana itu berpeluang mengembalikan sejarah Taman Remaja Surabaya yang dulu menjadi primadona warga dalam mencari hiburan. Semoga informasi yang dibahas bermanfaat.
Editor: Rizky Agustian