get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemuda di Banjaran Bandung Tewas Dibacok, Pelaku Ditangkap Kurang dari 5 Jam

Santri Tewas Penuh Luka di Pinggir Jalan Kota Malang, Diduga Dibunuh

Selasa, 10 Juli 2018 - 22:41:00 WIB
Santri Tewas Penuh Luka di Pinggir Jalan Kota Malang, Diduga Dibunuh
Jenazah Sirojut Tolibin dibawa ke rumah duka dengan mobil ambulans RS Syaiful Anwar Malang. (Foto: iNews.id/Saif Hajarani)

MALANG, iNews.id - Seorang santri asal Kecamatan Pakis, Malang, Jawa Timur ditemukan tergeletak di pinggir jalan dengan kondisi tubuh mengenaskan, Selasa (10/7/2018). Korban yang diketahui bernama Sirojut Tolibin (14) ini ditemukan oleh warga yang hendak berangkat ke pasar.

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malang dan dirujuk ke Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang untuk menjlani operasi. Namun, diduga karena mengalami luka yang cukup parah dan kehabisan darah nyawa korban pun tak bisa ditolong.

Paman korban, Nur Abdul Kholil menuturkan, korban terakhir kali berada di pondok pesantren pada Minggu (8/7/2018) sore. Saat itu, ayah korban menjenguk korban dan memberinya uang saku sebesar Rp75.000. “Minggu malamnya korban keluar dari lingkungan pondok pesantren dan tidak pulang sampai baru ditemukan Selasa pagi,” katanya.

Dia mengatakan, dari hasil pemeriksaan polisi di baju korban ditemukan secarik kertas bertuliskan permintaan korban kepada kedua orang tuanya. “Ya, ada tulisan di kertas yang berisi permintaan maaf kepada orang tua. Tapi, sejauh ini tidak ada masalah antara korban dan orang tuanya,” ucap Kholil.

Kapolsek Pakis, AKP Hartono mengatakan masih mendalami kasus tewasnya santri tersebut. Polisi juga sudah meminta keterangan beberapa saksi termasuk rekan korban di pondok pesantren. “Kami belum bisa menyimpulkan tewasnya santri tersebut apakah karena kasus pembunuhan atau sebab lain. Memang, ada bekas luka di kaki dan tangan, tapi kita belum mengevaluasi apakah karena luka tusuk atau apa,” ucapnya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut