Santri Jombang Gelar Aksi Kecam Sandi Langkahi Makam KH Bisri Syansuri
JOMBANG, iNews.id - Aksi cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno (Sandi) melangkahi makam KH Bisri Syansuri saat berziarah di makam para ulama kompleks Ponpes Denanyar, Jombang, Jawa Timur berbuntut panjang.
Ratusan santri dan warga Nahdliyin di daerah itu turun ke jalan mengecam aksi Sandi yang dinilai tidak menghormati ulama NU. Mereka mendesak Sandi meminta maaf kepada umat Islam khususnya warga NU.
Koordinator aksi, Faizudin mengatakan, sikap Sandiaga Uno melangkahi makam KH Bisri Syansuri sudah menyakiti hati umat Islam khususnya warga Nahdliyin.
Menurut Faizudin, almaghfurlah KH Bisri Syansuri adalah seorang ulama besar dan pendiri NU yang sangat dihormati oleh seluruh warga NU dan bangsa Indonesia.
“Sikap Sandiaga Uno sama sekali tidak mencerminkan sikap hormatnya terhadap ulama atau kiai. Dia dengan seenaknya melangkahi makam tokoh kharismatik yang dikenal sebagai ahli ilmu fikih. Kami menuntut Sandiaga Uno mengakui kesalahannya dan mau meminta maaf kepada seluruh umat Islam,” kata saat berunjuk rasa di Tugu Ringin Contong, Jombang, Senin (12/11/2018).
Aksi ratusan santri dan warga NU tersebut juga mendapat dukungan dari Pemkab Jombang. Hal itu terlihat hadirnya Sekda Jazuli mewakili Pemkab Jombang dalam aksi tersebut.
Di hadapan pengunjuk rasa, Jazuli mengaku mewakili Pemkab Jombang memprotes sikap Sandiaga Uno tersebut. “Jombang itu Kota Santri, Kota Ulama. Kalau datang ke Jombang diniati mondok dan harus menghargai ulama,” katanya.
Usai berunjuk rasa, ratusan santri dan warga kemudian melakukan longmars menuju makam KH Bisri Syansuri di kompleks Ponpes Denanyar.

Video cawapres Sandiaga Uno (Sandi) melangkahi makam ulama dan salah satu tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Bisri Syansuri di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Denanyar, Jombang, Jatim beberapa waktu lalu itu jadi perbincangan dan viral di media sosial.
“Kami para santri beliau (KH Bisri Syansuri). Di kalangan santri, adab lebih utama dari ilmu. Demikianlan kiai-kiai kami mengajarkan,” kata Sekjen Pimpinan Pusat GP Ansor Abdul Rochman dalam pesan melalui WhatsApp yang diterima iNews.id, Jumat (9/11/2018).
Sekretaris DPD Gerindra Jatim, Anwar Sadad menanggapi santai video viral calon wakil presiden Sandiaga Uno yang melangkahi makam di kompleks pemakaman keluarga KH Bisri Sansuri. Dia menilai, hal itu sengaja dilakukan lawan politik yang berusaha mencari-cari kesalahan paslon nomor urut 02.
"Di makam itu kondisinya rapat dan tidak ada yang mengarahkan. Jangan lantas mengembangkan isu seolah-olah bang Sandi tidak mengerti adab berziarah ke makam. Lagi pula, itu bukan makam Kiai Bisri. Sebab di sana memang banyak makam keluarga," katanya di Surabaya, Jumat (9/11/2018).
Sadad menjelaskan, kedatangan Sandi di kompleks pemakaman keluarga Kiai Bisri di Ponpes Denanyar adalah atas arahan Gus Salam, cucu Kiai Bisri. Sehingga segala hal tentang prosesi ziarah juga atas arahan Gus Salam.
Editor: Kastolani Marzuki