Santri di Ngawi Tewas Jatuh dari Atas Truk usai Dibegal Pengamen, Ini Kronologinya
NGAWI, iNews.id - Seorang santri di Ngawi tewas terjatuh dari atas truk, Minggu (16/1/2022). Nahas ini terjadi saat korban bernama Mohoammad Anik (17) warga Kecamatan Pagotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah berusaha mempertahankan tasnya yang direbut oleh beberapa pengamen di atas truk.
Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya mengatakan, insiden itu bermula saat korban bersama dua rekannya M Falahuddin dan Abdussalam menumpang truk yang dikemudikan M Subkhan. Saat sampai di perempatan Ngawi-Caruban, tiba-tiba dua orang pengamen ikut menumpang.
Di atas truk itulah salah satu pelaku MASB merampas tas milik korban, Abdussalam yang berisi HP dan uang. Namun, korban merebutnya kembali. "Karena takut, mereka bertiga berusaha turun dari truk yang tengah berjalan," katanya, Senin (17/1/2022).
Namun, upaya perampasan belum berhenti. Saat Abdussalam berusaha turun, tasnya kembali ditarik pelaku hingga dia terjatuh. Beruntung korban masih selamat.
Nahas bagi korban Mohammad Anik. Saat masih menggelantung di atas truk, pelaku lainnya WZMN memegangi tubuhnya. Tujuannya untuk mengambil tas korban. "Korban berusaha mempertahankan tasnya, hingga terjadi tarik menarik. Saat itulah korban terjatuh ke aspal dan meninggal dunia," katanya.
Mengetahui itu, kedua pelaku lantas melempar tas yang dirampas dan melarikan diri. Namun, upaya tersebut gagal, sebab, warga berhasil menangakpnya dan diserahkan ke polisi.
"Pelakunya dua orang, satu dewasa dan satunya masih anak-anak, sehingga tidak kami hadirkan di sini," tuturnya.
Atas perbuatan ini kedua pelaku dijerat Pasal 365 ayat (4) KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara selama-lamanya seumur hidup.
Editor: Ihya Ulumuddin