Sambungan Listrik untuk 1.951 Huntap Korban Erupsi Gunung Semeru Terpasang

Ihya Ulumuddin · Senin, 27 Juni 2022 - 20:33:00 WIB
Sambungan Listrik untuk 1.951 Huntap Korban Erupsi Gunung Semeru Terpasang
Gubernur Khofifah saat menyalakan aliran lustrik secara simbolis di huntap korban erupsi Gunung Semeru, Senin (27/6/2022). (istimewa).

LUMAJANG, iNews.id - Sambungan listrik untuk 1.951 hunian tetap (huntap) korban erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang telah terpasang dan bisa difungsikan. Penyalaan sambungan listrik tersebut secara simbolis dilakukan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, Senin (27/6/2022). 

"Semoga dengan dukungan suplai listrik ini bapak-ibu semakin betah dan produktif tinggal di tempat tinggalnya yang baru. Pemprov Jatim bersama Pemkab Lumajang serta seluruh stakeholder akan terus berupaya agar fasilitas-fasilitas lainnya juga dapat disegerakan untuk mendukung aktifitas warga setempat," ujar Gubernur Khofifah.

Pada kesempatan itu, Khofifah menyampaikan apresiasinya kepada GM PLN UID Jawa Timur dan tim yang telah bekerja keras dan bekerja cepat menyelesaikan sambungan listrik untuk 1.951 huntap. Pihaknya berharap, dengan adanya suplai energi listrik sekaligus menjadi pembangkit dari aktifitas perekonomian warga yang sempat lumpuh karena bencana.

"Jika suplai listrik sudah masuk, kebutuhan air tercukupi, berikutnya sambungan internet juga sangat penting untuk disegerakan. Karena di tengah zaman yang serba cepat ini, kita tidak boleh ketinggalan informasi meskipun tinggal di desa. Pun anak-anak kita akan sangat membutuhkannya untuk mendukung belajar mereka," tutur Khofifah.

Lebih lanjut Khofifah mengtaakan, percepatan pembangunan huntara dan huntap berikut seluruh fasilitanya merupakan buah dari sinergi yang kuat oleh banyak pihak. Karenanya dia juga menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada semua pihak atas setiap energi yang dicurahkan untuk pemulihan pasca bencana Awan Panas Gunung (APG) Semeru.

Pembangunan jaringan listrik bagi huntap penyintas APG Semeru ini disuplai dari penyulang Pronojiwo yang membutuhkan penambahan 79 tiang Tegangan Menengah (TM), 133 tiang Tegangan Rendah (TR). Salain itu 3.158 kilometer sirkuit (kms) jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM), jaringan Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) sepanjang 6,447 kms serta 7 unit gardu distribusi.

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: