Ribuan Ulat Pohon Serang Permukiman Warga di Surabaya
SURABAYA, iNews.id – Ribuan ulat pohon menyerang perkampungan Karah Agung 1 Pasar, Surabaya. Ribuan ulat itu menggelantung dan jatuh dari pohon Angsana lalu berkeliaran dan masuk ke rumah-rumah warga.
Pengurus rukun tetangga (RT) sudah melaporkan fenomena tersebut ke Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya. Namun, upaya pembersihan tak membuahkan hasil. Bukannya hilang, ulat yang menimbulkan gatal pada tubuh itu justru bertambah banyak.
“Ini (serangan ulat pohon) sudah muncul sejak seminggu ini. Ulat-ulat ini menempel di pohon angsana yang ditanam Pemkot Surabaya di sepanjang Jalan. Ulat-ulat itu, lalu jatuh dan masuk ke rumah warga,” kata warga Karah Agung, Sri Paini, Minggu (5/1/2020).
Paini mengatakan, setiap kali masuk musim hujan, ulat pohon memang sering muncul. Namun, kali ini jumlahnya jauh lebih banyak.
“Tahun lalu juga ada tetapi tak sebanyak ini. Kami semua takut, utamanya anak-anak. Sebab, selain gatal kami juga geli. Belum lagi kotorannya, bikin lengket. (kotorannya) kecil-kecil. Kalau kena hujan licin,” katanya.
BACA JUGA:
Awas! Teror Ulat Sono Serang Warga Perumahan di Probolinggo
Teror Ulat Bulu Serang Permukiman Warga di Desa Tanjung Anom Cirebon
Ketua RT 5.2 Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan, Arif Fatihin mengatakan, Pemkot Surabaya sudah menyemprot insektisida untuk mengatasi serangan ulat tersebut Namun, hasilnya tidak maksimal. Sebab, jumlah ulat malah jauh lebih banyak.
“Maunya warga, pohon angsana ini dipangkas. Sebab, kalau hanya disemprot tidak akan hilang,” katanya.
Editor: Kastolani Marzuki