Ribuan Sapi di Jawa Timur Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku

Nani Suherni ยท Sabtu, 07 Mei 2022 - 12:41:00 WIB
Ribuan Sapi di Jawa Timur Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id - Sebanyak 1.247 ekor sapi potong terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Ribuan sapi itu tersebar di empat kabupaten yakni Mojokerto, Gresik, Sidoarjo dan Lamongan.

Kasus pertama dilaporkan terjadi di Kabupaten Gresik pada 28 April 2022 dengan jumlah kasus sebanyak 402 ekor sapi potong. Sapi ini tersebar di 5 kecamatan dan 22 desa. Kasus ke dua dilaporkan pada 1 Mei 2022 di Kabupaten Lamongan. Ada sebanyak 102 ekor sapi potong yang terindikasi mengalami PMK dan tersebar di 3 kecamatan dan 6 desa. 

Di hari yang sama, Kabupaten Sidoarjo juga ditemukan kasus yang menjangkit sebanyak 595 ekor sapi potong, sapi perah dan kerbau. Kasus itu ditemukan dengan sebaran di 11 kecamatan dan 14 desa. 
Sedangkan kasus keempat terlaporkan pada tanggal 3 Mei 2022 di Kabupaten Mojokerto. Kasus yang dilaporkan tercatat ada 148 ekor sapi potong yang tersebar di 9 kecamatan dan 19 desa. 

“Outbreak (wabah) yang telah menyerang 1.247 ekor di 4 kabupaten tersebut yang terkonfirmasi  memiliki tanda klinis sesuai dengan indikasi  penyakit PMK,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (7/5/2022). 

Pada Jumat (6/5/2022), Khofifah menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan), Kemenko Perekonomian dan juga dengan empat bupati yang wilayahnya terjangkit wabah. Kemudian kalangan kampus khususnya FKH Universitas Airlangga (Unair).

Rakor itu digelar secara maraton guna merumuskan langkah komprehensif  penghentian penularan PMK pada hewan ternak agar tidak meluas ke daerah lain. 

Khofifah mengatakan, berdasarkan penjelasan Dirjen PKH Kementan, PMK merupakan penyakit hewan menular akut yang menyerang ternak seperti sapi, kerbau, kambing, domba, kuda dan babi dengan tingkat penularan mencapai 90-100 persen. Namun, penyakit ini tidak menular ke manusia, melainkan menular ke sesama hewan.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: