Remaja 15 Tahun Dipaksa Jadi PSK di Banyuwangi, 3 Pelaku Ditangkap

Eko Suryono · Senin, 24 September 2018 - 16:41:00 WIB
Remaja 15 Tahun Dipaksa Jadi PSK di Banyuwangi, 3 Pelaku Ditangkap
Tersangka Syaiful Bahri saat pemeriksaan di Mapolsek Kabat, Banyuwangi, Jatim, Senin (24/9/2018). (Foto: iNews/Eko Suryono)

BANYUWANGI, iNews.id – Polisi menangkap tiga pelaku yang diduga melakukan tindak pidana perdagangan orang atau trafficking. Mereka memaksa korban yang masih remaja, LA (15), untuk menjadi pekerja seks komersial (PSK) di lokalisasi Padang Bulan, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim).

Ketiga tersangka yakni, Syaiful Bahri, warga Desa Rogojampi; Niwati, pemilik kamar di tempat lokalisasi Padang Bulan, dan Dewi Reva, yang menjemput korban di rumahnya.

Kanit Reskrim Polsek Kabat Ipda Putu Ardana menjelaskan, kasus itu terungkap berawal dari laporan yang mereka terima dari kakek korban pada Jumat, 21 September 2018. Kakek korban mengatakan, telah mencari keberadaan cucunya LA karena lama tidak pulang ke rumah.

“Kakek korban malah menemukan cucunya di lokalisasi Padang Bulan dan dipekerjakan sebagai PSK,” kata Putu Ardana di Mapolsek Kabat, Senin (24/9/2018).

Dari hasil pemeriksaan korban LA, dia sebelumnya dijanjikan pekerjaan pada Minggu (16/9/2018) oleh tersangka Syaiful Bahri. Korban kemudian dijemput oleh tersangka Dewi Reva dan korban dibawa menginap di rumah rekannya Niwati di tempat lokalisasi Padang Bulan.

“Korban dijemput dengan alasan melihat kesenian jalanan, tapi sampai hari Jumat, korban tidak pulang. Trus korban dicari oleh kakeknya dan ditemukan di lokalisasi,” kata Putu Ardana.

Korban juga mengaku dicekoki dengan minuman keras (miras) oleh tersangka Syaiful Bahri hingga korban tak berdaya. Akibatnya, korban terpaksa menuruti semua kemauan pelanggan. Setelah melayani dua orang pria hidung belang, korban diberi uang Rp400.000.

Polisi akhirnya berhasil mengamankan ketiga tersangka. Dari para tersangka, petugas Polres Kabat berhasil mengamankan barang bukti sebuah sprei dan bantal motif kembang bergambar harimau, uang tunai Rp400.000, dan satu unit sepeda motor.

“Ketiga tersangka diduga melakukan perbuatan pidana yang melanggar Pasal 76 e juncto Pasal 83 sub pasal 76 e juncto Pasal 88, Undang-Undang (UU) No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tetang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun,” paparnya.

Putu Ardana mengatakan, saat ini tersangka Syaiful Bahri ditahan di Mapolsek Kabat. Sementara tersangka Niwati dan Dewi Reva dititipkan di tahanan Polres Banyuwangi. “Kedua tersangka dititipkan ke Polres Banyuwangi karena di Polsek Kabat tidak tersedia sel tahanan perempuan,” ujarnya.

Editor : Maria Christina

Follow Berita iNewsJatim di Google News

Bagikan Artikel: