Reaksi Bupati Anas Disebut Jokowi Calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota

Antara ยท Minggu, 08 Maret 2020 - 05:35:00 WIB
Reaksi Bupati Anas Disebut Jokowi Calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat menjadi pembicara dalam diskusi pilkada di Gedung Sutardjo Universitas Jember, Jawa Timur, Sabtu (7/3/2020). (Foto: Humas Unej)

JEMBER, iNews.id – Nama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas disebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai salah satu calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota. Selain Abas, ada tiga nama lain yakni, Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Tumiyono.

Mendengar namanya disebut sebagai sebagai salah satu calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas enggan berkomentar banyak. Dia merasa mendapat kehormatan. Namun, Anas meminta agar semua pihak menunggu.

“Kita tunggulah karena itu baru diumumkan oleh Presiden. Namun, itu merupakan kehormatan bagi kami dan Banyuwangi,” kata Anas di Gedung Sutarjo Universitas Jember, Jawa Timur, Sabtu (7/3/2020).

Anas juga enggan menjawab tentang kesiapannya apabila ditunjuk menjadi Kepala Badan Otorita Ibu Kota. Dia kembali meminta wartawan untuk menunggu informasi lebih lanjut dari Presiden Jokowi mengenai kepastian posisi itu.

“Selebihnya kami menunggu kabar dari Jakarta terkait itu,” ujar Bupati Banyuwangi dua periode itu.

Saat ditanya setelah masa akhir jabatannya sebagai Bupati Banyuwangi, Anas mengaku tidak banyak membuat target. Sebab, membuat banyak target justru dapat membuatnya menjadi tidak bahagia.

“Setelah selesai menjadi Bupati Banyuwangi nanti mengalir saja dan jangan terlalu banyak target, nanti bisa menjadi tidak bahagia,” ujarnya.

Diketahui, pemerintah berencana memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Karena itu, tugas Kepala Badan Otorita Ibu Kota nantinya akan mengurus segala kebutuhan pemindahan ibu kota baru Indonesia, mulai perizinan hingga investasi.

Editor : Maria Christina