Ramai Hibah Rp9 Miliar untuk Museum SBY-ANI, Ini Kata Pemprov Jatim 

Lukman Hakim · Selasa, 16 Februari 2021 - 23:45:00 WIB
Ramai Hibah Rp9 Miliar untuk Museum SBY-ANI, Ini Kata Pemprov Jatim 
Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memulai pendirian Museum dan Galeri Seni SBY-ANI di Pacitan, Jatim, Sabtu (22/2/2020). (Foto: iNews.id/Ihya` Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Ramai soal dana hibah Rp9 miliar untuk pembangunan Museum dan Galeri Seni SBY-ANI di Pacitan akhirnya sampai ke telinga pejabat di Pemprov Jawa Timur. Mereka menyebut anggaran tersebut belum dicairkan karena beberapa persyaratan belum terpenuhi. 

Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa, Pemprov Jatim turut berkontribusi dalam pembangunan museum yang berdiri diatas lahan sekitar 1,5 hektar tersebut. Namun, tidak sepenuhnya anggaran pembangunan museum berasal dari Pemprov Jatim. 

“Ndak (tidak sepenuhnya), sebagian ada hibah. Takon Pak Sekda mari rek (tanya pak Sekdaprov Jatim saja),” kata Khofifah usai menerima bantuan rapid antigen di Gedung Negara Grahadi, Selasa (16/2/2021).

Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, Pemprov Jatim mengucurkan bantuan sebesar Rp9 miliar untuk kepada Pemkab Pacitan dalam bentuk bantuan keuangan khusus kepada pemerintah daerah. Tapi dana itu belum dikucurkan ke Yayasan Yudhoyono sebab sejumlah kelengkapan harus dipenuhi. 

“Uangnya masih utuh Rp9 miliar,” ujarnya.

Dana Rp9 miliar itu, kata dia, merupakan pengajuan dari Pemkab Pacitan pada 2019 lalu. Kemudian dana yang disebut sebagai bantuan keuangan khusus (BKK) itu diterima oleh Pemda Kabupaten Pacitan pada 9 Desember 2020 lalu. Dana tersebut selanjutnya dimasukkan dalam APBD Kabupaten Pacitan Tahun 2021. 

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2