Polisi Korban Penyerangan di Lamongan Membaik, Kornea Mata Tidak Pecah

Ihya Ulumuddin, Rahmat Ilyasan ยท Rabu, 21 November 2018 - 17:45 WIB
Polisi Korban Penyerangan di Lamongan Membaik, Kornea Mata Tidak Pecah
Bripka Andreas, korban penyerangan oleh dua pelaku di Lamongan, Jawa Timur, dijenguk Bupati Lamongan, Fadeli. (Foto: iNews/Rahmat Ilyasan)

SURABAYA, iNews.id - Kondisi kesehatan Bripka Andreas, anggota polisi korban penyerangan di Lamongan berangsur membaik. Anggota Unit Lantas Polsek Paciran ini juga sudah sadar dan bisa diajak berkomunikasi. 

"Kondisinya sudah membaik. Bapak Kapolda juga sudah mengecek dan memastikan tidak ada masalah pada mata korban yang terkena kelereng," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Rabu (21/11/2018). 

Barung juga memastikan bahwa kornea mata Bripka Andreas tidak pecah atau terbelah sebagaimana dikhawatirkan. Pasalnya, lesatan kelereng dari ketapel itu cukup keras dan tepat mengenai bola mata. 

"Operasinya berhasil. Dan tim dokter Rumah Sakit Bhayangkara memastikan bahwa luka di mata korban tepatnya di bagian korneanya tersebut tidak terpengaruh dan tidak terbelah di dalamnya. Namun korban saat ini memang perlu perawatan yang intensif karena ini yang kena mata," katanya. 

Pascainsiden penyerangan itu, Bripka Andreas langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani operasi. Tindakan medis ini diambil lantaran mata bagian kanan korban terluka parah terkena kelereng dari ketapel yang dilesatkan pelaku. 


Sementara itu simpati kepada Bripka Andreas terus berdatangan. Setelah Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, siang tadi, Bupati Lamongan Fadeli juga datang menjenguk. Orang nomor satu di Lamongan ini memberi support dan mengepreasiasi keberanian Brikpa Andreas melawan pelaku penyerangan. 

"Saya atas nama warga Lamongan prihatin atas insiden ini. Saya juga berterimakasih atas keberanian Bripka Andreas. Mudah-mudahan kasus serupa tidak terjadi," katanya.

Seperti diketahui, Selasa (20/11/2018) dini hari, pos polisi di dekat Wisata Bahari Lamongan (WBL) diserang dua pelaku.  Dari informasi yang dihimpun, pelaku ER bersama MSA merusak kaca pos polisi di WBL dengan lemparan batu.

Bripka Andreas mengejar pelaku ke arah barat. Sampai di Pasar Blimbing, Kecamatan Paciran, pelaku ER menghadang Bripka Andreas. Saat itu, pelaku ER menembakan kelereng dengan ketapel dan mengenai mata kanan korban.

Meski terluka, Bripka Andreas terus mengejar dan menabrakan motornya ke motor pelaku sehingga terjatuh. Pelaku akhirnya diamankan di Polsek Brondong.


Editor : Himas Puspito Putra