Polisi Dalami Peran AHS dalam Kasus Investasi Ilegal MeMiles

Ihya Ulumuddin ยท Jumat, 17 Januari 2020 - 22:09 WIB
Polisi Dalami Peran AHS dalam Kasus Investasi Ilegal MeMiles
Ilustrasi investasi ilegal. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Polda Jawa Timur (Jatim) masih mendalami peran anggota keluarga cendana (AHS) dalam keikutsertaan dengan PT Kam and Kam dan MeMiles. Sampai saat ini, AHS masih berstatus saksi.

“Apakah dia (AHS) juga sebagai member? Kita juga belum tahu. Nanti dilakukan penyelidikan,” kata Direskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Jumat (17/1/2020).

Gidion menjelaskan, munculnya nama keluarga cendana dalam kasus investasi bodong MeMiles tersebut diungkap oleh salah seorang tersangka. Namun, dia enggan menyebut tersangka yang dimaksud.

“Bukan kita yang membawa-bawa. Sebab ini sudah menjadi ranah publik. Saya rasa sudah pada tahu,” katanya, Jumat (17/1/2020).

BACA JUGA: Distribusi Reward MeMiles Tak Sesuai Aturan, Member Figur Publik Dapat Lebih Dulu

Diketahui, Polda Jatim membongkar kasus investasi bodong MeMiles. Lima orang tersangka sudah diamankan dalam kasus ini. Mereka adalah direktur utama dan rekan kerjasanya, ahli IT, motivator, serta karyawan bagaian distribusi reward.

Hasil penyelidikan polisi, ada banyak figur publik dan artis yang terlibat dalam kasus investasi bodong ini. Selain sebagai member, polisi juga menengarai sebagian dari mereka adalah endorser dan koordinator.

Sementara itu, hingga saat ini polisi sudah mengamankan barang bukti uang nasabah sebesar Rp124 miliar serta 18 unit mobil.


Editor : Umaya Khusniah