Pohon Akasia Menangis di Jember seperti Suara Perempuan Gegerkan Warga

Bambang Sugiarto ยท Jumat, 17 Januari 2020 - 22:30 WIB
Pohon Akasia Menangis di Jember seperti Suara Perempuan Gegerkan Warga
Pohon di Pematangsiantar mengeluarkan air dari batang. (Foto: Dok.iNews.id)

JEMBER, iNews.id - Warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Jember dalam tiga hari terahir digegerkan dengan pohon jenis akasia yang konon bisa menangis dan suaranya mirip perempuan, Jumat (17/1/2020).

Keanehan pohon setinggi 20 meter di belakang rumah milik Abdul Ajis itu pun kini ramai didatangi warga yang ingin melihat langsung pohon serta suara tangisan di dalam batang pohon tersebut.

Pemilik pohon akasia, Abdul Ajis menuturkan, pohon tersebut ditanam lima tahun lalu. Awalnya, tidak ada yang aneh dari pohon tersebut. Namun belakangan, dia kerap mendengar tangisan mirip suara perempuan dari dalam pohon tersebut.

Ajis mengaku semula cucunya yang mendengarkan ada suara perempuan menangis saat telinganya didekatkan ke pohon akasia itu. “Awalnya cucu saya yang denger suara tangisan dari pohon itu. Dia terus lapor ke saya. Awalnya saya tak percaya, tapi pas telinga saya tempelkan ke batang pohon memang ada suara seperti tangisan perempuan,” ujarnya.

BACA JUGA: Fenomena Aneh, Warga Heboh Ada Pohon Keluarkan Air di Pematangsiantar 

Menurut Ajis, suara seperti tangisan dari batang pohon itu sangat kecil seperti air bertemu air hingga memunculkan suara gemericik mirip orang menangis.

Ajis pun tak habis pikir dengan fenomena itu hingga membuat banyak orang penasaran.

Dia dan beberapa warga lainnya justru menduga jika suara itu muncul dari zat cair dalam batang pohon tersebut yang sedang mengalir karena tekanan berkurang sehingga menimbulkan suara mirip orang menangis.

Keanehan pohon yang viral di media sosial itu pun mengundang penasaran warga Jember dan sekitarnya. Mereka terus berdatangan untuk melihat dari dekat pohon akasia dan suara tangisan itu.

BACA JUGA: Pengemis Nekat Sayat Tangan Pengendara Motor di Jember karena Tak Diberi Uang

Warga Desa Puger, Sodiq mengaku sengaja datang ke Desa Mojosari hanya untuk melihat dari dekat pohon akasia yang kabarnya berbunyi seperti orang menangis.

“Ya, penasaran saja dan memang bener ada suara tangisan seperti suara perempuan. Tapi, caranya telinga harus ditempelkan ke batang pohon karena suaranya lirih,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki