Piala Gubernur Jatim, Khofifah Kumpulkan Manajemen Klub dan Perwakilan Suporter

Ihya Ulumuddin · Minggu, 09 Februari 2020 - 22:11:00 WIB
Piala Gubernur Jatim, Khofifah Kumpulkan Manajemen Klub dan Perwakilan Suporter
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Ketum PSSI

SURABAYA, iNews.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengumpulkan perwakilan suporter dan manajemen klub peserta ‘Bejo Jahe Merah Piala Gubernur Jatim 2020’ di Gedung Negara Grahadi, Senin (10/2/2020). Acara bertajuk silaturrahim ini digelar untuk menjaga suasana aman antarsuporter selama event tersebut.

Sejumlah tokoh penting hadir. Di adalah Ketua Umum PSSI Muhammad Iriawan atau Iwan Bule, Sekjen PSSI Ratu Tisha, Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh, Sekretaris Asprov PSSI Jatim Amir Burhanudin, serta jajaran manajemen klub.

"Besok (Piala Gubernur) mau kick off. Terima kasih bahwa tim Asprov dan PSSI besok akan hadir. Terimakasih juga kepada manajer klub. Mohon doa, mudah-mudahan semua berjalan lancar. Tim-tim menghadirkan pertandingan berkualitas, sehingga menggairahkan persepakbolaan di Jatim," katanya, Minggu (9/2/2020).

Khofifah mengatakan, acara silaturrahim antarsuporter sejatinya adalah bagian dari ihtiar untuk menyatukan suporter di Jawa Timur. Harapannya, tidak ada lagi permusuhan, pertikaian di antara para pendukung.

"Saya sudah mengkomunikasikan persoalan ini kepada PSSI. Saya ingin ada master plan. Format untuk mengomunikasikan antar suporter satu dengan yang lain. Nah, PSSI setuju. Nanti Persebaya dan Arema. Dua titik itu akan dibuat exercise oleh sekjen PSSI (Ratu Tisha). Formatnya akan dibuat terukur dan termonitor," katanya. 

Ketua Umum PSSI Muhammad Iriawan mengatakan, PSSI akan membuat badan khusus yang menangani pemberdayaan suporter. Upaya itu dilakukan untuk meminimalisasi gesekan antarsuporter seperti yang selama ini terjadi. 

"Kalau ada suporter berulah, yang dirugikan banyak. Klub bisa kena sanksi. Selain denda,  mereka juga bisa menggelar pertandingan tanpa penonton. Suporter juga rugi sendiri," katanya. 

Perwakilan Persebaya, Alex Tualeka mengatakan, islah antarsuporter harus bermula dari hati dan tindakan. Tidak bisa dilakukan lewat kegiatan formal layaknya deklarasi damai lewat perwakilan.  

"Kalau memang mau damai. Sudah, jangan ada lagi nyanyian rasis di stadion. Mengejek klub dan suporter lain lewat simbol binatang," ujarnya. 

Diketahui, 'Bejo Jahe Merah Piala Gubernur Jatim 2020' akan kick off,  Senin (10/2/2020) besok. Event ini diikuti delapan klub,  terdiri dari 5 klub asal jatim dan tiga klub undangan. Kedelapan klub tersebut terbagi dalam dua grup, A dan B. Grup A akan dipusatkan di Stadion Gelora Bangkalan dan grup B di Stadion Kanjuruhan Malang.

Editor : Kastolani Marzuki