Petugas Ambulans Jadi Korban Penganiayaan Aremania, Begini Kondisinya

Avirista Midaada · Jumat, 12 Agustus 2022 - 13:17:00 WIB
Petugas Ambulans Jadi Korban Penganiayaan Aremania, Begini Kondisinya
Ambulan saat akan mengevakuasi Aremania yang terluka (Relawan ambulan NZR / istimewa).

MALANG, iNews.id - Petugas ambulans dilaporkan jadi korban penganiayaan oleh oknum suporter Aremania. Dugaan penganiayaan dilakukan saat acara peringatan ulang tahun ke-35 Arema di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Dari informasi yang dihimpun, korban atas nama Muhammad Nauval Akbar (18) warga Jalan Ciliwung, Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Korban mengalami luka lebam di bagian tangan dan kakinya, akibat pukulan sejumlah oknum suporter Aremania, Kamis siang (11/8/2022) sekitar pukul 12.30 WIB.

Terduga korban atas nama M Nauval Akbar menyatakan, awalnya tiga orang suporter terjatuh dari pikap sound yang ada di depan pintu VIP Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. Dari sanalah ambulan dari tim NZR yang disiagakan bergerak mengevakuasi korban.

Oknum suporter tersebut akhirnya memaksa ketiga korban untuk dibawa ke rumah sakit terdekat. Relawan ambulans dari tim NZR lantas memberikan pengertian bahwa melakukan observasi dan perawatan luka tidak boleh membawa lebih dari satu korban, dalam satu ambulans. 

"Kami memberikan pengertian bahwa saat observasi dan perawatan luka harus melakukan observasi dan perawatan luka dan sesuai SOP ambulans tidak boleh membawa pasien lebih dari satu korban," ucap Nauval, Jumat (12/8/2022).

Menurutnya, saat itu timnya tengah mengkoordinasikan dengan ambulans lain yang tengah berada di lokasi kejadian. Tetapi penjelasan kru ambulana itu tak dapat diterima oleh para oknum suporter itu. Mereka yang sudah terpancing emosi, lantas mencaci maki dan memukuli seorang relawan ambulan yang tengah mengevakuasi korban dari suporter Aremania yang terluka.

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: